Politisi Turki: Ketidakhadiran Suriah jadi Kekurangan Utama KTT Baghdad

Politisi Turki: Ketidakhadiran Suriah jadi Kekurangan Utama KTT Baghdad
KTT Baghdad

Turki, ARRAHMAHNEWS.COM Seorang politisi Turki percaya bahwa kehadiran presiden Prancis dalam KTT Bangdad adalah sebuah anomali. Dan tidak adanya kehadiran Suriah yang merupakan sebuah negara regional penting adalah kekurangan utama dari KTT tersebut.

Irak menyelenggarakan sebuah konferensi regional yang menyatukan negara-negara tetangga Irak dan negara-negara di kawasan guna mendukung negara itu menjelang pemilihan awal. Anehnya, Presiden Prancis yang negaranya memiliki peran destruktif dalam mendukung kelompok teroris perusak negara-negara regional justru hadir di KTT itu, sementara Suriah sebagai negara penting tidak hadir.

BACA JUGA:

“Kehadiran Presiden Prancis Macron di Konferensi adalah sebuah anomali. Prancis bukan negara kawasan dan tidak memiliki kualifikasi khusus yang membedakannya dari negara-negara non-regional lainnya untuk menjadi bagian dari Konferensi ini, kata Dr. Osman Faruk Logoglu, anggota senior dari partai CHP Turki kepada MNA.

Politisi Turki: Ketidakhadiran Suriah jadi Kekurangan Utama KTT Baghdad
KTT Baghdad

“Saya kira Macrom pasti telah membuat komitmen bilateral tertentu kepada Irak supaya diundang ke Konferensi. Singkatnya, itu akan mengurangi nilai Konferensi sebagai urusan regional, tetapi jika dan ketika ada Konferensi semacam itu berikutnya, hanya negara-negara regional yang harus diundang,” tambahnya.

Logoglu juga menekankan bahwa kelemahan utama dari konferensi yang dimulai pada Hari Sabtu (28/08) kemarin di Baghdad itu adalah ketidakhadiran negara tetangga utama Irak, Suriah.

“Kelemahan utama dari Konferensi adalah tidak adanya Suriah di meja perundingan. Suriah adalah negara penting, (meski) masih dilanda banyak masalah,” ujarnya, memaklumi bahwa tuan rumah mungkin Irak tidak meminta Suriah untuk hadir karena takut bahwa beberapa pihak lain kemudian tidak akan datang ke Baghdad.

Namun, Logoglu menekankan bahwa tidak ada banyak harapan untuk perkembangan di tingkat politik dan ekonomi secara regional, tanpa partisipasi Suriah. Partisipasi Suriah adalah syarat utama untuk perdamaian dan stabilitas regional. Karenanya, apa yang perlu dilakukan adalah mengubah situasi ini dengan mengundang Suriah ke Konferensi berikutnya. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

About Arrahmahnews 31315 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.