Korban Tewas Serangan Pangkalan Udara Anad Meningkat Jadi 49

Korban Tewas Serangan Pangkalan Udara Anad Meningkat Jadi 49
Peta Pangkalan Anad di Yaman

Yaman, ARRAHMAHNEWS.COM Korban tewas akibat serangan rudal yang menargetkan Pangkalan Udara Al-Anad di provinsi Lahj, Yaman Selatan, meningkat menjadi 49 orang, menurut sumber militer.

Juru bicara pasukan selatan, Kapten Muhammad al-Naqib, mengatakan bahwa jumlah korban tewas akibat serangan rudal di pangkalan udara al-Anad (50 km) utara Aden, meningkat menjadi 49 orang.

BACA JUGA:

“Menurut sumber medis jumlah yang terluka lebih dari 60 orang, dan kondisi beberapa dari mereka kritis,” tambahnya dalam rekaman video yang disiarkan oleh saluran TV Al-Mustaqala dari Dewan Transisi Selatan.

Sebelumnya pada hari Minggu, juru bicara Rumah Sakit Ibn Khaldoun, dr. Siham Al-Shami mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa “22 orang tewas yang tiba di rumah sakit di ibu kota provinsi Lahj dalam keadaan hangus, sebagai akibat dari pengeboman Pangkalan Udara Al-Anad,” dan mengisyaratkan bahwa jumlah korban dapat meningkat tanjam dikarenakan rata-rata korban dalam kondisi kritis.

Komandan militer “Dewan Transisi Selatan” yang didukung UEA menegaskan bahwa pangkalan Al-Anad “ditargetkan dengan 3 rudal balistik selama pelatihan ratusan rekrutan baru, yang ditembakkan dari daerah Al-Hawban, provinsi Taiz, barat daya Yaman.”

Korban Tewas Serangan Pangkalan Udara Anad Meningkat Jadi 49
Peta Pangkalan Anad di Yaman

BACA JUGA:

Komandan militer “Dewan Transisi Selatan” juga menuduh Houthi menargetkan dan membombardir pangkalan Al-Anad dengan 3 rudal Balistik. Sementara, jenderal Yahya Saree tidak memberikan keterangan pers, yang biasa ia lakukan setiap kali Yaman menyerang koalisi pimpinan Arab Saudi, Al-Mayadeen melaporkan.

Seorang pegiat media sosial juga menyatakan bahwa negara-negara koalisi bertanggung jawab penuh atas peristiwa kriminal dan teroris yang terjadi hari ini di pangkalan Al-Anad, karena mereka tidak mengamankan pangkalan udara Al-Anad, dan peristiwa ini juga pernah terjadi sebelumnya. Ini adalah yang kedua kalinya.

Sementara, video yang diposting akun @salem_Alshaiba menunukkan bahwa serangan ke Pangkalan Udara Anad dilakukan oleh drone buatan Turki.

Juru bicara “Dewan Transisi Selatan” Muhammad al-Naqib tidak mengesampingkan “kehadiran koordinasi Houthi-Ikhwanul Muslimin dalam operasi itu,” seperti yang ia katakan.

Penargetan pangkalan udara Al-Anad yang dikelolah oleh koalisi Saudi, adalah yang kedua setelah ditargetkan pada 2019 oleh pesawat tak berawak yang menargetkan parade militer, di mana sejumlah petinggi militer dari loyalis mantan presiden Abd Rabbo Mansour Hadi tewas, termasuk Wakil Kepala Staf, Mayor Jenderal Saleh Al-Zindani.

Hingga kini tidak ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu, dan pihak berwenang Yaman belum mengeluarkan pernyataan apa pun tentang insiden tersebut. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

About Arrahmahnews 31360 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.