Penulis Yaman: PBB Pembohong Besar dan Bagian dari Agresor

Penulis Yaman: PBB Pembohong Besar dan Bagian dari Agresor
Potret Kehidupan di Yaman

Yaman, ARRAHMAHNEWS.COM Penulis dan peneliti Yaman Asmaa Al-Shahari menegaskan bahwa PBB adalah alat untuk memasarkan agresi terhadap Yaman, dan itu adalah kebohongan besar dan bagian dari agresi terhadap rakyat.

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, meminta Sanaa untuk menghentikan operasi militernya, tapi di saat yang sama mengabaikan agresi brutal Saudi, blokade dan pembunuhan rakyat Yaman selama tujuh tahun. Terutama 11 juta anak-anak Yaman sangat membutuhkan makanan dan obat-obatan, menurut laporan “UNICEF”.

BACA JUGA:

Dalam sebuah wawancara dengan Fars News Agency, peneliti dan penulis Yaman Asmaa al-Shahri mengatakan bahwa PBB sedang melawan kita, dan tidak lebih dari alat untuk mendorong agresi lebih lanjut. PBB adalah kebohongan besar dan bagian dari agresi terhadap rakyat.

Sementara negara-negara agresor menguasai Perserikatan Bangsa-Bangsa, sehingga PBB dianggap sebagai pegawai atau pelayan negara-negara tersebut. Oleh karena itu, apa yang kita harapkan darinya selalu gagal dan menemui jalan buntu.

Penulis Yaman: PBB Pembohong Besar dan Bagian dari Agresor
Potret Kehidupan di Yaman

Sebaliknya, PBB justru sibuk membenarkan kejahatan para agresor. PBB adalah perantara dan pedagang perang yang diuntungkan hanya dari perang.

Mengenai pasukan Inggris yang memasuki provinsi Al-Mahra, Yaman, dengan dalih mencari penyerang kapal tanker Israel, Al-Shahari mengatakan bahwa menurut pendapat saya, itu adalah kebohongan yang sama yang mereka gunakan ketika mereka menduduki Yaman Selatan dengan dalih bahwa orang Aden menyerang kapal Inggris dan pendudukan ini berlangsung selama hampir 130 tahun. Jadi mereka bukan pendatang baru dan menggunakan dalih yang sama untuk memasuki Mahra.

BACA JUGA:

Al-Shahari melanjutkan, “Yang pasti pasukan Inggris ini tidak datang untuk istirahat, melainkan memiliki banyak tugas dan agenda, yang terpenting dapat difokuskan pada poin-poin berikut:

Pertama, Yang paling penting darinya adalah pendudukan wilayah, jadi mereka datang untuk berpartisipasi dalam pendudukan seluruh wilayah selatan.

Kedua, di antara tugas-tugas itu adalah tugas-tugas intelijen, yang meliputi mendukung al-Qaeda di Yaman, merekrut agen dan membentuk sel-sel intelijen untuk membantunya mengendalikan urusan Yaman.

Ketiga, di antara tugas-tugas tersebut adalah penjarahan kekayaan alam, pendudukan dan penguasaan sumber minyak, saluran air dan wilayah strategis, penguasaan navigasi Laut Arab, penguasaan Selat Bab al-Mandab, dan upaya menguasai Selat Hormuz, serta hal yang paling penting di Al-Mahra adalah melindungi pangkalan asing di Socotra dan mendukung pangkalan yang didirikan di Socotra serta area strategis dan penting lainnya. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

About Arrahmahnews 31222 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.