Afghanistan Dimata Hizbullah dan Suriah Beda dengan Media

Afghanistan Dimata Hizbullah dan Suriah Beda dengan Media
Bendera Afghanistan

Afghanistan, ARRAHMAHNEWS.COM Hizbullah dan Suriah adalah bagian dari Perlawanan anti-Zionis, dan perwakilan mereka dianggap oleh banyak orang di komunitas media alternatif sebagai sumber berita dan analisis terpercaya tentang peristiwa internasional.

Oleh karena itu, sangat penting untuk menyoroti apa yang dikatakan oleh Sekretaris Jenderal Hizbullah Sayed Hassan Nasrallah dan Menteri Luar Negeri Suriah Faisal Mekdad baru-baru ini tentang Afghanistan, karena (seolah) bertentangan dengan narasi yang muncul yang dibagikan oleh beberapa tokoh berpengaruh di Komunitas Media alternatif.

BACA JUGA:

The Saker menerbitkan ulang terjemahan Resistance News dari video Sayed Nasrallah yang dibagikan oleh Moqawama, di mana pemimpin Perlawanan itu mengatakan bahwa “kemuliaan bagi Tuhan, ini adalah gambaran yang persis sama seperti di Vietnam!…mereka pergi dengan kecewa, tangan kosong, dengan sepatu Honaïn.

Afghanistan Dimata Hizbullah dan Suriah Beda dengan Media
Bendera Afghanistan

Seperti kata pepatah, terhina, kalah, malu, kehilangan muka…Saya harap kita akan memberi perhatian terhadap hal ini, dan akan menganggapnya sebagai momen penting, karena selama 50 atau 60 tahun, tidak ada yang seperti itu.”

Al-Mayadeen, sementara itu, melaporkan bahwa Mekdad mengatakan kepada rekan barunya dari Iran Hossein Amirabdollahian bahwa “kekalahan telak Amerika di Afghanistan juga akan berarti kekalahan mereka di Suriah, dan di semua bagian dunia, menganggap kekalahan ini sebagai pelajaran sulit bagi agen-agen dan alat Amerika.”

Baik Menteri Luar Negeri Suriah dan Sekretaris Jenderal Hizbullah sepakat bahwa AS menderita kekalahan strategis yang menghancurkan di Afghanistan di tangan musuh Taliban.

Interpretasi peristiwa ini adalah kebalikan dari apa yang dikatakan oleh beberapa influencer utama di Komunitas Media alternatif. Mereka mengklaim bahwa Taliban diam-diam adalah proksi Amerika, dan bahwa alih-alih AS menarik diri dari Afghanistan, AS sebenarnya hanya menyerahkan kekuasaan kepada sekutu barunya.

BACA JUGA:

Dalam pikiran mereka, semua yang dilaporkan tentang kekacauan di Bandara Kabul dan oposisi mengejutkan terhadap Presiden AS Joe Biden dari sesama Demokrat adalah palsu atau diatur untuk mengalihkan perhatian dari skema ini.

Menariknya, dari semua ini, ISIS-K, secara kebetulan memiliki penilaian yang sama (dengan media alternatif-pen). RT melaporkan setelah serangan teroris hari Kamis di Bandara Kabul, bahwa “Dalam sebuah pernyataan pengakuan tanggung jawabnya, ISIS menuduh Taliban bekerja ‘dalam kemitraan’ dengan militer AS untuk melindungi dan mengevakuasi ‘mata-mata’ dari Afghanistan”.

Suara-suara Media alternatif berpengaruh itu tidak terhubung dengan kelompok itu (ISIS-K) dan interpretasinya terhadap beberapa peristiwa, tidak secara otomatis mendiskreditkan mereka, tetapi akan tetap menarik untuk mendengar apa yang mereka katakan setelah mengetahui tentang kebetulan ini.

Inti dari mengangkat ini bukan untuk menodai orang-orang (berpengaruh media alternatif) itu dengan menyiratkan koordinasi atau simpati apa pun dengan ISIS-K, tetapi hanya untuk menyoroti bahwa interpretasi mereka dan kelompok-kelompok itu tentang peristiwa yang terjadi adalah kebalikan dari interpretasi Hizbullah dan Suriah.

Dua pihak ini tidak menganggap Taliban sebagai proksi rahasia Amerika, juga tidak menganggap penarikan AS dari Afghanistan sebagai sesuatu selain kekalahan yang menghancurkan. Sama seperti pernyataan ISIS-K, akan menarik untuk mendengar bagaimana suara Media-media alternatif yang berpengaruh itu menanggapi suara Hizbullah dan Suriah.

BACA JUGA:

Untuk lebih jelasnya, setiap orang memiliki hak untuk menafsirkan apa pun yang mereka inginkan sesuai keinginan mereka, dan pandangan siapa pun tidak boleh didiskreditkan hanya karena seseorang yang jahat seperti ISIS-K kebetulan memiliki pendapat sama. Lebih jauh lagi, tidak seorang pun boleh mencoba untuk meremehkan pendapat pihak lain atau meragukan ketulusan mereka dengan alasan apapun terhadap dukungan yang mereka tunjukkan.

Bahkan jika perwakilannya memiliki interpretasi berbeda tentang suatu peristiwa. Namun demikian, mereka yang berintegritas harus menjelaskan perbedaan analitis ini untuk membantu orang lain memahaminya.

Hal ini terutama terjadi ketika pandangan seseorang secara substansial berbeda dari pihak lain yang secara umum dianggap dapat diandalkan oleh Komunitas Media alternatif seperti Sayid Nasrallah dan Mekdad. Hanya karena perwakilan Hizbullah dan Suriah memiliki interpretasi yang sama tentang sesuatu, tidak secara otomatis berarti bahwa mereka benar, tetapi bahkan jika mereka benar, maka itu juga tidak secara otomatis berarti bahwa pihak lain yang berbeda salah. Terkadang kenyataan terlalu rumit untuk disederhanakan, oleh karena itu perlu memahami berbagai pandangan.

Komunitas Media alternatif akan mendapat manfaat dari suara-suara berpengaruh yang menjelaskan mengapa pandangan mereka sangat berbeda dari Sayid Nasrallah dan Mekdad kecuali mereka tentu saja mengubah pandangan berdasarkan pandangan tokoh-tokoh tersebut.

Perbedaan analitis yang mencolok seperti ini harus dipertanggungjawabkan secara publik agar setiap orang dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses pemikiran masing-masing pihak dan alasan yang menjadi dasar pandangan mereka. Semoga orang-orang berpengaruh itu akan memberikan jawaban yang mungkin juga diinginkan oleh audiens mereka. (ARN)

Oleh Andrew Korybko

Analis politik Amerika

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

About Arrahmahnews 31315 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.