Hadi Al-Ameri: Kesepakatan dengan Perusahaan Saudi Bahayakan Keamanan Irak

Irak, ARRAHMAHNEWS.COM – Seorang pemimpin tinggi Irak mengecam keputusan Kementerian Dalam Negeri baru-baru ini untuk menyerahkan kontrol lalu lintas data dan informasi keamanan tentang mobil dan pemiliknya kepada perusahaan Saudi. Menegaskan kebijakan ini “tidak dapat diterima”

Hadi al-Ameri, kepala Aliansi Fatah di Parlemen Irak, mengatakan kesepakatan yang direncanakan ini menimbulkan ancaman bagi keamanan negara.

“Kami akan menekan Kementerian Dalam Negeri Irak untuk menghentikannya menandatangani kontrak dengan perusahaan Saudi. Ini adalah masalah sensitif dan tidak boleh ditangani dengan cara ini,” tambahnya.

BACA JUGA:

Sabereen News, saluran berita Telegram yang terkait dengan kelompok anti-teror Irak Hashd al-Sha’abi, melaporkan bahwa berdasarkan kesepakatan itu, pemerintah Irak akan memberikan perusahaan yang berbasis di Riyadh, Alam Alkon, akses ke informasi keamanan pribadi warga dan kementerian Irak.

Awal tahun ini, rezim Saudi dituduh menggunakan perangkat lunak pengawasan Pegasus yang dikembangkan oleh NSO Group Israel untuk meretas smartphone tokoh-tokoh Irak dan mengubahnya menjadi perangkat mata-mata.

Presiden Irak Barham Salih, Perdana Menteri Mustafa al-Kadhimi, ulama Syiah terkemuka Ayatollah Ali al-Sistani dan politisi senior Ammar al-Hakim termasuk di antara target potensial yang ditemukan dalam daftar 50.000 nomor telepon Pegasus. (ARN)

About Arrahmahnews 31268 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.