Perlawanan: Klaim Taliban Kuasai Panjshir adalah Palsu

Afghanistan, ARRAHMAHNEWS.COM Pengumuman Taliban bahwa mereka telah menguasai sepenuhnya Lembah Panjshir, benteng terakhir pasukan perlawanan di Afghanistan, dibantah keras oleh Pasukan Perlawanan Afghanistan. Mereka bersikeras bahwa pertempuran terus berlanjut.

Sebelumnya pada hari ini Senin (06/09), juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid mengklaim di Twitter bahwa kelompok itu telah menaklukkan kantong perlawanan terakhir yang tersisa di Panjshir, mengalahkan sebagian besar saingannya dan memaksa pihak lain untuk melarikan diri.

Namun, klaim itu dengan cepat ditolak sebagai “palsu” oleh lawan-lawannya dari Front Perlawanan Nasional di Afghanistan (NRF) yang dipimpin oleh Ahmad Massoud.

“Klaim Taliban menduduki Panjshir adalah salah. Pasukan NRF hadir di semua posisi strategis di seberang lembah untuk melanjutkan pertarungan. Kami menjamin rakyat Afghanistan bahwa perjuangan melawan Taliban dan mitra mereka akan berlanjut sampai keadilan dan kebebasan menang,” kata NRF di Twitter.

BACA JUGA:

Panjshir adalah provinsi terakhir dari 34 provinsi Afghanistan yang masih berada di luar kendali Taliban setelah kelompok itu merebut kekuasaan pada pertengahan Agustus. Wilayah pegunungan, yang terletak sekitar 144 kilometer (90 mil) utara ibu kota Kabul itu penting karena kaya akan sumber daya alam.

NRF, yang mengklaim memiliki ribuan pejuang bersenjata lengkap, telah memerangi Taliban di daerah itu selama dua minggu terakhir. Tetapi pada hari Minggu, Massoud menawarkan kelompok itu gencatan senjata, mendukung seruan para ulama di Kabul untuk mengakhiri kekerasan.

Dalam sebuah posting di Facebook, ia mengatakan bahwa NRF siap untuk meletakkan senjata jika “Taliban mengakhiri serangan dan operasi militer mereka di Panjshir dan Andarab.” Namun usulan itu tidak mendapat tanggapan. (ARN)

About Arrahmahnews 31360 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.