Baru Tarik Pasukan, AS Sesumbar Siap Basmi Teroris di Afghanistan

Amerika Serikat, ARRAHMAHNEWS.COM – Menteri Pertahanan Amerika Serikat bahwa negaranya akan mencegah kelompok teroris berkembang di Afghanistan, hanya beberapa hari pasca penarikan pasukan yang menimbulkan kekacauan di negara itu.

Lloyd Austin mengatakan Amerika Serikat siap untuk mencegah kelompok teroris seperti al-Qaeda dan Daesh-K melanjutkan aktivitas di Afghanistan yang akan membahayakan negaranya, pada akhir perjalanan empat hari ke Teluk Persia pada hari Kamis (09/09).

Menurut Press TV, Austin mengatakan bahwa masyarakat internasional sedang memantau situasi di Afghanistan untuk melihat apakah kelompok-kelompok teroris berusaha untuk kembali di kawasan itu setelah penarikan pasukan AS dari Afghanistan.

BACA JUGA:

“Saya pikir seluruh komunitas mengawasi untuk melihat apa yang terjadi dan apakah al-Qaeda memiliki kemampuan untuk beregenerasi di Afghanistan atau tidak,” kata Austin.

“Sifat al-Qaeda dan ISIS-K adalah mereka akan selalu berusaha menemukan ruang untuk tumbuh dan beregenerasi. Apakah itu di sana, apakah itu di Somalia, atau apakah itu di ruang lain yang tidak memiliki pemerintahan,” tambahnya. “Saya pikir itulah sifat organisasi tersebut.”

Pernyataan Austin itu muncul setelah Senator AS Lindsey Graham, senator terkemuka Partai Republik tentang masalah kebijakan luar negeri, meramalkan bahwa Amerika Serikat “akan kembali ke Afghanistan,” setelah menarik diri dari negara itu pasca dua puluh tahun pendudukan.

BACA JUGA:

“Kami akan kembali ke Afghanistan,” kata Graham dalam sebuah wawancara pada hari Selasa. “Kita harus melakukannya karena ancamannya akan sangat besar.”

Senator pro-perang mengatakan bahwa Afghanistan akan menjadi “kuali” terorisme. Ini  meskipun ada jaminan dari para pemimpin Taliban bahwa mereka tidak akan membiarkan negara itu menjadi tempat yang aman bagi kelompok-kelompok seperti al-Qaeda dan Daesh-K, sebuah kelompok teroris bayangan yang tidak diketahui siapa pun sebelum serangan mematikan di bandara Kabul baru-baru ini yang menewaskan puluhan orang. (ARN)

About Arrahmahnews 31360 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.