Israel Larang Kunjungan Keluarga Tahanan Palestina Pasca Insiden Gilboa

Palestina, ARRAHMAHNEWS.COM – Otoritas pendudukan Israel telah melarang kunjungan keluarga tahanan Palestina di penjara-penjaranya hingga akhir September. Perkumpulan Tahanan Palestina (PPS) mengatakan hal ini pada hari Kamis (09/09).

QNN menyebut bahwa PPS mengatakan bahwa otoritas pendudukan Israel telah membatalkan kunjungan keluarga untuk tahanan Palestina hingga akhir bulan ini, dengan alasan “perkembangan berbahaya” di penjara-penjara Israel.

Keputusan otoritas pendudukan datang setelah unit dan pasukan khusus Israel menindak beberapa penjara, termasuk Bagian 6 Ketziot di Penjara Negev dan Ramon, dalam upaya untuk memisahkan sekitar 400 tahanan Jihad Islam ke sejumlah penjara berbeda.

BACA JUGA:

Sebagai tanggapan, para tahanan di penjara Negev kemarin membakar 7 bagian penjara.

Hari ini, para tahanan di penjara Ramon juga membakar beberapa bagian penjara.

Semua tahanan Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel mengumumkan peringatan umum dan pemberontakan terhadap hukum Israel, sebagai tanggapan atas tindakan represi dan hukuman Israel, yang telah diberlakukan untuk hari keempat berturut-turut.

BACA JUGA:

Tindakan hukuman tersebut dilakukan setelah aksi heroik enam tahanan Palestina yang berhasil membebaskan diri pada 6 September 2021, dari penjara Gilboa, penjara Israel dengan keamanan tinggi, melalui terowongan rahasia yang dilaporkan telah mereka gali di bawah penjara.

Keenam tahanan Gilboa itu diidentifikasi sebagai anggota gerakan Jihad Islam, kecuali satu yang merupakan mantan komandan Brigade Martir Al Aqsa Fatah.

Rencana relokasi para tahanan yang tergabung dalam Jihad Islam adalah bagian dari serangkaian tindakan hukuman dan represif yang diambil oleh Layanan Penjara Israel (IPS) setelah penjara Gilboa dibobol.

Sekitar 300 dari mereka telah dipindahkan sejauh ini. (ARN)

About Arrahmahnews 31360 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.