Iran, ARRAHMAHNEWS.COM – Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran (SNSC), Ali Shamkhani, mengatakan kepada PM Irak Mustafa al-Kadhimi, selama pertemuannya pada hari Minggu, bahwa “aktivitas teroris di Kurdistan mengkhawatirkan. Ia menambahkan bahwa aktivitas tersebut menargetkan keamanan perbatasan kedua negara dan bahwa teroris “harus diusir dari Irak utara.”
Menurut Al-Mayadeen, Shamkhani juga menyoroti normalisasi hubungan dengan pendudukan Israel oleh beberapa negara regional, dengan mengatakan bahwa itu melayani kepentingan AS dan “menggoyahkan keamanan regional.”
Ia juga mengatakan bahwa penguatan hubungan di semua tingkatan dengan negara-negara tetangga adalah kebijakan lama Iran dan salah satu prioritas terpentingnya.
BACA JUGA:
- Kadhimi: Irak akan selalu Berterimakasih atas Dukungan Iran
- Raisi: Bertentangan dengan Keinginan Musuh, Iran-Irak akan Perluas Hubungan di Semua Tingkatan
“20 tahun pendudukan Amerika di Afghanistan telah membuktikan bahwa kehadiran AS tidak menghasilkan apa-apa selain destabilisasi keamanan dan stabilitas negara,” tambahnya.
Perlu dicatat bahwa Presiden Iran, Ebrahim Raisi, menerima PM Irak pada hari Minggu di Istana Konferensi Teheran untuk membahas beberapa masalah termasuk memperkuat hubungan bilateral mereka. Mereka juga sepakat untuk mencabut pembatasan visa antara kedua negara.(ARN)
