Asia

China Lantang di PBB Suarakan Dunia Bantu Kemanusiaan di Suriah

China Lantang di PBB Suarakan Dunia Bantu Kemanusiaan di Suriah

Wakil Dubes China untuk PBB Geng Shuang mengatakan kebutuhan kemanusiaan di Suriah telah mencapai tingkat tertinggi sejak militansi yang didukung asing pecah

China, ARRAHMAHNEWS.COM China meminta masyarakat internasional upaya meningkatkan situasi kemanusiaan di Suriah yang dilanda perang.

Berbicara kepada Dewan Keamanan pada hari Rabu, Wakil Duta Besar China untuk PBB Geng Shuang mengutip penilaian PBB dan mengatakan kebutuhan kemanusiaan di Suriah telah mencapai tingkat tertinggi sejak militansi yang didukung asing pecah di sana, dan lebih dari 13 juta orang sekarang diperkirakan sangat membutuhkan bantuan.

BACA JUGA:

Ia mengatakan masyarakat internasional harus melakukan upaya bersama untuk memaksimalkan bantuan kemanusiaan ke Suriah, dan mencoba untuk meningkatkan situasi kemanusiaan Suriah sesegera mungkin.

Diplomat China itu menekankan bahwa proyek-proyek yang disesuaikan dengan kebutuhan rakyat Suriah harus dilaksanakan dengan penuh semangat pada saat yang sama ketika bantuan kemanusiaan darurat diberikan.

“Masyarakat internasional harus menerapkan Resolusi 2585 dengan mempromosikan proyek-proyek pemulihan awal dalam sumber daya air, perawatan kesehatan, pendidikan, dan tempat tinggal, sambil membantu Suriah memerangi COVID-19 untuk mempromosikan pembangunan ekonomi dan sosialnya,” kata Geng sebagaimana dikutip Al-Manar.

Ia juga mengecam sanksi sepihak Barat yang dikenakan pada Suriah, menekankan bahwa larangan itu memperburuk krisis kemanusiaan di negara Arab itu. 

“Sanksi menghambat pembangunan ekonomi dan sosialnya dan bertentangan dengan upaya internasional. Mereka harus segera dicabut,” kata wakil duta besar China untuk PBB itu.

BACA JUGA:

“Dewan Keamanan memiliki kewajiban untuk memantau mekanisme lintas batas untuk Suriah, dan memastikan netralitas, transparansi, dan sifat kemanusiaannya,” tambah Geng.

“China mendukung Organisasi Kesehatan Dunia untuk melakukan operasi kemanusiaan di timur laut Suriah melalui mekanisme lintas batas. Pengiriman lintas jalur pertama pasokan kemanusiaan dari Aleppo ke Idlib menandai terobosan besar dalam operasi bantuan kemanusiaan di Suriah. Kami berharap dapat bekerja sama untuk meningkatkan mekanisme lintas batas dan lebih memenuhi kebutuhan kemanusiaan rakyat Suriah, ”katanya.

Geng mengatakan pemerintah Damaskus harus didukung ketika mencoba untuk membangun keamanan di seluruh negeri, dan berusaha untuk menciptakan kondisi yang diperlukan untuk operasi kemanusiaan dan penyelesaian politik dari krisis yang sedang berlangsung.

BACA JUGA:

“Banyak negara anggota Dewan Keamanan khawatir tentang kegiatan teroris di Suriah dan risiko limpahan mereka,” katanya, menambahkan bahwa perang melawan terorisme adalah prasyarat untuk pemulihan perdamaian dan ketertiban di Suriah.

Geng mengatakan teroris yang bersembunyi di Idlib menimbulkan ancaman besar bagi keamanan nasional Suriah, mencatat komunitas internasional harus secara terbuka mengutuk terorisme, mendukung operasi kontra-terorisme pemerintah Suriah, dan bekerja menuju rekonstruksi di Suriah.

Pemerintah Suriah telah berulang kali mengutuk AS dan Uni Eropa karena melancarkan terorisme ekonomi di negara itu melalui sanksi sepihak mereka, menganggap mereka bertanggung jawab atas penderitaan rakyat Suriah, terutama sekarang karena negara itu bergulat dengan wabah virus corona yang mematikan.

Damaskus juga kritis terhadap PBB karena diam tentang peran destruktif AS dan UE, di antara pihak-pihak lain yang mendukung terorisme di Suriah. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Arrahmahnews Media Terpercaya

Statistik Blog

  • 56.040.316 hit

Berlangganan ke Blog via Email

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 7.551 pelanggan lain

Copyright © 2021 Arrahmahnews All Rights Reserved

To Top
%d blogger menyukai ini: