Amerika

CIA Rencanakan Pembunuhan Pendiri WikiLeaks “Assange” di Tahun 2017

Amerika Serikat, ARRAHMAHNEWS.COM – Di bawah kepemimpinan Mike Pompeo yang menjabat sebagai Direktur CIA pada saat itu, di tahun 2017 badan Intelijen AS itu dilaporkan merencanakan untuk menculik, dan mendiskusikan rencana pembunuhan pendiri dan penerbit WikiLeaks Julian Assange.

Mengutip percakapan dengan lebih dari 30 mantan pejabat AS, Yahoo News melaporkan pada hari Minggu bahwa “diskusi tentang penculikan atau pembunuhan Assange terjadi di tingkat tertinggi pemerintahan Trump.”

Walaupun Assange telah berada dalam radar pengawasan badan-badan intelijen AS selama bertahun-tahun, rencana untuk perang habis-habisan melawannya dipicu oleh publikasi WikiLeaks tentang alat peretasan CIA yang sangat sensitif, yang dikenal secara kolektif sebagai “Vault 7,” yang akhirnya agen tersebut menyimpulkan mewakili “kehilangan data terbesar dalam sejarah CIA.”

Menurut laporan itu, inisiatif tersebut memicu “perdebatan sengit di antara pejabat administrasi Trump mengenai legalitas dan kepraktisan operasi semacam itu.”

BACA JUGA:

“Pembicaraan itu adalah bagian dari kampanye CIA yang belum pernah terjadi sebelumnya yang ditujukan terhadap WikiLeaks dan pendirinya,” bunyi laporan tersebut.

Rencana multi-cabang agensi ini juga termasuk mata-mata ekstensif pada rekan-rekan WikiLeaks, menabur perselisihan di antara anggota kelompok, dan mencuri perangkat elektronik mereka.

Assange ditangkap di London dua tahun lalu setelah ia diusir dari Kedutaan Besar Ekuador, tempatnya berlindung selama tujuh tahun, karena tekanan dari Washington.

Assange menggunakan WikiLeaks untuk mempublikasikan dokumen rahasia secara online, termasuk file rahasia militer dan diplomatik pada tahun 2010 tentang kampanye pemboman AS di Afghanistan dan Irak yang terbukti sangat memalukan bagi pemerintah AS.

Pada bulan Januari, seorang hakim pengadilan yang lebih rendah menolak permintaan Amerika untuk mengirim Assange ke AS yang akan menyeret Assange ke pengadilan atas tuduhan mata-mata publikasi dokumen rahasia WikiLeaks satu dekade lalu. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: