Headline News

Pidato PM Israel di PBB Penuh Kebohongan

Pidato PM Israel di PBB Penuh Kebohongan

Pidato PM rezim Israel penuh kebohongan tentang Iran. Rezim itu tidak dalam posisi membahas program damai kami ketika memiliki ratusan hulu ledak nuklir

Iran, ARRAHMAHNEWS.COM Duta Besar Tetap Iran untuk PBB mengecam perdana menteri rezim Israel atas pidato terakhirnya di Majelis Umum PBB. Pidato tersebut mengusung kampanye kotor rezim ilegal terhadap Republik Islam ke tingkat yang baru.

“Phobia terhadap Iran merajalela di PBB. Pidato PM rezim Israel penuh dengan kebohongan tentang Iran,” cuit Majid Takht Ravanchi pada hari Senin.

BACA JUGA:

Pernyataan itu muncul setelah perdana menteri, Naftali Bennett menggunakan pidato pertamanya di badan dunia itu, untuk semata-mata mencoba menodai Iran dengan mengesampingkan bahkan masalah Palestina.

Dia menuduh bahwa program energi nuklir Iran telah melewati semua “garis merah,” menambahkan bahwa negara itu berusaha untuk mengendalikan wilayah Timur Tengah di bawah “payung nuklir.”

Membalas lagi, Takht Ravanchi menulis, “Rezim itu tidak dalam posisi untuk membahas program damai kami ketika (mereka sendiri) memiliki ratusan hulu ledak nuklir.”

BACA JUGA:

Terlepas dari penyangkalannya yang terus-menerus, Tel Aviv telah menjalankan program senjata nuklir yang terkenal dan sangat rahasia, satu-satunya di kawasan. Israel memiliki setidaknya 200 hulu ledak non-konvensional.

Berkat dukungan kuat oleh Amerika Serikat, sekutu terbesar dan tertuanya, rezim tersebut, bagaimanapun, menolak untuk menandatangani Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT) dan juga menghindari pengawasan oleh Badan Energi Atom Internasional (IAEA).

Selama bertahun-tahun, rezim pendudukan juga telah membunuh setidaknya tujuh ilmuwan nuklir Iran, dan mencoba mengganggu pekerjaan nuklir Republik Islam melalui berbagai cara. Fasilitas nuklir Iran telah berada di bawah setidaknya tiga operasi sabotase selama setahun terakhir, di mana rezim pendudukan adalah tersangka utama.

Utusan Iran, sementara itu, mengatakan penolakan Bennett yang disengaja untuk memasukkan referensi sekecil apa pun dalam pidatonya tentang masalah Palestina, “menggambarkan tekad untuk mencabut hak-hak Palestina.” (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Arrahmahnews Media Terpercaya

Statistik Blog

  • 56.040.545 hit

Berlangganan ke Blog via Email

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 7.551 pelanggan lain

Copyright © 2021 Arrahmahnews All Rights Reserved

To Top
%d blogger menyukai ini: