Jurnalis: Barat Putarbalikkan Fakta Selama Perang Suriah

Suriah, ARRAHMAHNEWS.COM Wartawan dan aktivis Inggris, Vanessa Beeley, mengatakan bahwa negara-negara Barat telah mempraktekkan segala bentuk disinformasi media selama sepuluh tahun terakhir perang teroris di Suriah melalui distorsi fakta dan menyesatkan opini publik dunia, seperti dilansir SANA.

“Saya mengikuti peristiwa demi peristiwa selama perang di Suriah untuk mencoba mencari tahu semuanya. Saya mengunjungi banyak front dan menemukan bahwa sidik jari intelijen Inggris dan Amerika hadir di sana untuk melayani entitas pendudukan Israel dan kepala rezim Turki yang ingin mencapai ambisi Ottoman di Suriah, dengan dana dari beberapa negara Teluk”, kata Beeley dalam sebuah wawancara dengan saluran TV nasional al-Suriya.

BACA JUGA:

“Koalisi ilegal Amerika menduduki wilayah timur laut di Suriah dengan tujuan menjarah sumber daya minyaknya,” kata Beeley.

Ia menambahkan “Daraa juga penting bagi Koalisi pimpinan AS karena peran kuncinya dalam aliran energi, tetapi masuknya Tentara Arab Suriah ke dalamnya telah menggagalkan skema Barat untuk mengepung rakyat Suriah”.

Des 6, 2021
Jurnalis, Vanessaa Beeley

“Pasukan khusus Inggris mendukung organisasi teroris di Daraa ketika salah satu anggota mereka terluka oleh ledakan bom dan diangkut ke Yordania untuk perawatan,” kata Beeley.

Beeley mengecam peran media-media resmi Barat dan beberapa organisasi internasional yang beroperasi di Suriah yang mendukung dan mendanai organisasi teroris seperti White Helmets.

“Beberapa dari lembaga dan organisasi media ini adalah alat intelijen yang bertujuan untuk memutarbalikkan fakta dan menyesatkan opini publik dunia sejalan dengan kepentingan politik negara mereka,” kata Beeley lebih lanjut.

BACA JUGA:

Beeley mengindikasikan bahwa Inggris telah menghabiskan sekitar 2,7 miliar dolar untuk apa yang disebut “bantuan kemanusiaan”, yang pada kenyataannya berarti membiayai kelompok-kelompok yang dikendalikan oleh organisasi teroris al-Qaeda dan Daesh “ISIS”, yang merupakan agen Amerika di Suriah.

Beeley menegaskan bahwa rakyat Suriah, selama pemilihan presiden terakhir, mengirim pesan yang kuat ke negara-negara Barat tentang kemenangan dan kegigihan mereka. Singkatnya, mereka berkata: “Anda tidak ada hubungannya dengan kami, kami akan menyingkirkan Anda, dan hidup kami akan kembali seperti semula.” (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: