Pandora Papers Bongkar Kekayaan Luar Biasa Raja Yordania

Yordania, ARRAHMAHNEWS.COM Menurut sebuah sebuah laporan penyelidikan terbaru, Raja Yordania Abdullah II termasuk di antara puluhan pemimpin dunia yang menyembunyikan jutaan dolar di surga bebas pajak, dan diam-diam membeli rumah mewah di seluruh dunia.

International Consortium of Investigative Journalist (ICIJ) merilis laporan Pandora Papers terkait skandal pajak terbesar di dunia ini pada hari Minggu (03/10). Penyelidikan Pandora Papers melibatkan sekitar 600 jurnalis dan didasarkan pada kebocoran sekitar 11,9 juta dokumen dari 14 layanan keuangan global.

BACA JUGA:

Dokumen yang mengungkap kekayaan tersembunyi para petinggi dunia itu diantaranya menunjukkan bagaimana Raja Abdullah II menciptakan jaringan perusahaan dan surga pajak offshore untuk mengumpulkan properti kerajaan senilai 100 juta dolar dari Malibu, California hingga Washington, DC, dan London.

Jan 20, 2022
Raja Abdullaah II Yordania

Menurut penyelidikan “Tiga rumah besar tepi pantai di Malibu dibeli melalui tiga perusahaan lepas pantai seharga 68 juta dolar oleh Raja Yordania pada tahun-tahun setelah warga Yordania memenuhi jalan-jalan selama Musim Semi Arab untuk memprotes pengangguran dan korupsi.”

“Abdullah, 59 tahun, juga memiliki tiga apartemen mewah di sebuah kompleks di Washington, DC dengan pemandangan panorama Sungai Potomac, dan sebuah rumah di Ascot, salah satu kota termahal di Inggris, bersama dengan apartemen jutaan dolar di pusat kota London,” kata laporan itu.

BACA JUGA:

“Yordania tidak memiliki uang sebanyak monarki Timur Tengah lainnya, seperti Arab Saudi, yang bisa mengizinkan seorang raja untuk memamerkan kekayaannya,” ujar Annelle Sheline, seorang analis Timur Tengah, sebagaimana dikutip Al-Jazeera.

“Jika raja Yordania menunjukkan kekayaannya secara lebih terbuka, itu tidak hanya akan memusuhi rakyatnya, tetapi juga akan membuat para donor Barat yang telah memberinya uang menjadi kesal.”

Pengacara Raja Abdullah mengatakan semua properti dibeli dengan kekayaan pribadi, dan itu adalah praktik umum bagi individu kelas atas untuk membeli properti melalui perusahaan offshore demi alasan privasi dan keamanan. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

Arrahmahnews

Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

https://arrahmahnews.com/

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: