Kremlin: Laporan Pandora Papers Penuh Distorsi

Rusia, ARRAHMAHNEWS.COM Pandora Papers sejauh ini mewakili serangkaian tuduhan dan distorsi yang tidak berdasar, materi semacam itu tidak dapat dan tidak boleh menjadi penyebab inspeksi apapun. Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov, mengatakan hal ini kepada wartawan pada hari Senin (04/10).

“Selama ini kita berbicara tentang beberapa klaim dengan landasan yang tidak jelas. Dan, tentu saja, ini bukan alasan untuk pemeriksaan apapun. Pertama, masih harus ada semacam publikasi yang serius,” katanya menanggapi pertanyaan apakah inspeksi akan diluncurkan berdasarkan arsip yang diterbitkan itu.

BACA JUGA:

Pejabat Kremlin itu menyoroti masalah tersebut dengan menyatakan, “materi-materi ini mengandung seperangkat klaim tidak berdasar. Jumlahnya banyak, dan ini sering digunakan secara berlebihan, sangat sering ada penggantian informasi yang satu dengan yang lain, distorsi”.

Nov 28, 2021
Jubir Kremlin

“Inilah mengapa ini tidak bisa dan tidak boleh menjadi alasan untuk inspeksi apapun,” tambah juru bicara itu sebagaimana dikutip TASS.

Ia menambahkan bahwa ada banyak informasi yang dipertanyakan dalam arsip ini, sehingga tidak jelas bagaimana seseorang dapat mempercayai informasi ini.

“Jika ada beberapa publikasi serius yang didasarkan pada sesuatu, yang merujuk pada sesuatu yang spesifik, maka kami akan mempelajarinya dengan penuh minat. Sementara sejauh ini kami tidak melihat kebutuhannya,” pejabat Kremlin itu menyimpulkan.

Pada saat yang sama, ia mencatat bahwa Kremlin tidak menemukan materi yang tidak biasa dalam dokumen tersebut.

“Sejujurnya, kami belum melihat ‘kekayaan tersembunyi dari lingkaran dalam Putin.’ Tampaknya [lebih banyak dokumen] akan terus diterbitkan tetapi sejauh ini kami belum melihat sesuatu yang istimewa,” kata juru bicara itu dalam menanggapi pertanyaan terkait.

BACA JUGA:

Dia menjelaskan bahwa Moskow “sangat menyadari operasi organisasi” yang menerbitkan arsip-arsip ini. “Kami tahu di mana mereka memperoleh informasi, bagaimana mereka memperoleh informasi,” kata sekretaris pers Putin itu.

“Mungkin, satu-satunya hal yang benar-benar menarik perhatian adalah demonstrasi negara bagian mana yang merupakan surga perusahaan offshore dan bebas pajak terbesar di dunia. Dan ini, tentu saja, Amerika Serikat,” tambah juru bicara itu.

Ia melanjutkan, informasi tersebut sama sekali tidak berkorelasi dengan klaim niat memerangi korupsi dan penggelapan pajak. “Namun inilah kenyataannya. Kami melihat bahwa untuk seluruh dunia surga bebas pajak utama adalah Amerika Serikat,” kata pejabat Kremlin itu.

Pada tanggal 3 Oktober, Konsorsium Jurnalis Investigasi Internasional menerbitkan kutipan dari sekitar 11,9 juta dokumen dengan data rekening luar negeri sejumlah politisi dan selebritas terkemuka. Menurut situs organisasi yang berbasis di Washington itu, file-file tersebut dijuluki Pandora Papers. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: