Hamas Kecam Keputusan “Biadab” Pengadilan Israel

Palestina, ARRAHMAHNEWS.COM Hamas mengecam keputusan “Biadab” pengadilan Israel yang memberi pemukim Israel lebih banyak alasan untuk menyerbu kompleks Masjidil Aqsha dengan memberi mereka hak untuk “melakukan shalat hening” di situs tersebut.

Berbicara pada hari Rabu (06/10), juru bicara gerakan perlawanan Palestina, Hazem Qassem, mengatakan bahwa keputusan itu “merupakan agresi mencolok terhadap Masjidil Aqsha”, seperti dilansir PressTV.

BACA JUGA:

Putusan itu, tambahnya, juga merupakan langkah menuju pembagian temporal dan spasial masjid, yang merupakan pelanggaran mencolok terhadap semua hukum dan norma kemanusiaan.

Nov 28, 2021
Warga Palestina terluka

Sebelumnya, hakim di Pengadilan Magistrat di kota suci al-Quds yang diduduki, Bilha Yahalom, mengatakan bahwa bentuk ritual yang dituduhkan “tidak dapat dianggap sebagai ‘tindakan kriminal”.

Kompleks yang merupakan situs tersuci ketiga Islam itu terletak di Kota Tua Yerusalem Timur, yang diduduki rezim Israel sebagai bagian dari seluruh wilayah Palestina di Tepi Barat selama perang pada tahun 1967.

Rezim Zionis telah memenuhi wilayah itu dengan ratusan pemukiman ilegal sejak pendudukan.

Pemukim Israel menyerbu kompleks masjid setidaknya dua kali setiap hari di bawah perlindungan penuh pasukan rezim. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: