Sharaf Abdullah: AS Cegah Saudi Akhiri Perang di Yaman

Yaman, ARRAHMAHNEWS.COM Menteri Luar Negeri Yaman Hisham Sharaf Abdullah menganggap Amerika Serikat bertanggung jawab atas berlanjutnya kampanye militer yang dipimpin Saudi, dengan mengatakan kepentingan Amerika menghalangi diakhirinya perang yang dimulai sejak 2015 hingga sekarang.

Berbicara kepada Al-Masirah TV pada hari Selasa, Abdullah menyatakan keputusan apa pun oleh koalisi yang dipimpin Saudi untuk menghentikan kampanye yang menghancurkan akan tergantung pada perintah Amerika Serikat.

BACA JUGA:

“Pemboman terus menerus oleh jet tempur Saudi di Yaman bukanlah niat baik untuk perdamaian,” tambah diplomat top itu.

Abdullah mengatakan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken, Penasihat Keamanan Nasional Jake Sullivan dan Utusan Khusus untuk Yaman Tim Lenderking berusaha menggambarkan pemerintah Sana’a sebagai pihak yang menghalangi proses perdamaian, tetapi upaya mereka untuk menipu dunia telah gagal.

Des 6, 2021
Ngerinya Perang Yaman

Dia juga menegaskan bahwa Arab Saudi mendeklarasikan perang terhadap Yaman dari Gedung Putih, dan serangan itu dilakukan dengan partisipasi dan dukungan langsung Washington.

Hisham Sharaf Abdullah menyuarakan penentangan pemerintah Sana’a yang menghubungkan bantuan kemanusiaan dengan masalah politik dan militer sebagai bagian dari upaya untuk memulihkan perdamaian di Yaman.

Abdullah terkait dukungan yang diberikan jet tempur koalisi pimpinan Saudi kepada kelompok teroris Al-Qaeda di Provinsi Al-Bayda, mengatakan ini menunjukkan standar yang tidak jelas dari Amerika Serikat dalam perang melawan terorisme. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: