Amerika

Analis Politik: Iran Lebih Unggul dari Arab Saudi di Teluk

Amerika, ARRAHMAHNEWS.COM – Pengamat dan penulis politik Amerika, George Cafiero menekankan bahwa Republik Islam Iran lebih unggul dari Arab Saudi di Timur Tengah karena hubungannya yang baik dengan negara-negara Teluk.

Cafiero dalam sebuah wawancara yang dikutip oleh Al-Maaloumah, mengatakan bahwa “apakah kita sedang membahas Yaman, Suriah, Irak, Lebanon atau Palestina, mudah untuk mengatakan bahwa Iran mengungguli Arab Saudi dalam hal perjuangan penting untuk pengaruh dan hubungan.”

Baca: 

Dia juga menambahkan, “Arab Saudi tidak merasa dipermalukan lebih dari di tempat lain di dunia seperti yang terjadi di Yaman. Posisi lemah di Yaman, di mana Arab Saudi menemukan dirinya merupakan faktor utama yang berkontribusi terhadap komunikasi diplomatik Riyadh dengan Tehran.”

Menanggapi pertanyaan tentang meredanya ketegangan yang sedang berlangsung antara Riyadh dan Tehran, Cafiero mengatakan, “Ini bagus untuk kawasan Timur Tengah, bahwa di berbagai titik sepanjang tahun 2021, ada pembicaraan antara Iran dan Arab Saudi di Baghdad dan di tempat lain. Dialog ini dengan cepat mengarah pada pemulihan hubungan penuh antara Tehran dan Riyadh atau awal dari hubungan yang bersahabat dan hangat. Namun, pembicaraan ini memiliki potensi untuk memungkinkan Iran-Arab Saudi menemukan cara untuk mengurangi dan mengelola ketegangan.”

Dia melanjutkan, “Jika ada peningkatan yang signifikan dalam hubungan antara Teheran dan Riyadh, kemungkinan akan membutuhkan banyak waktu, mungkin selama beberapa dekade. Karena kepahitan, ketidakpercayaan, dan kritik pedas antar kedua negara, serta proses mengatasi sejarah hubungan negatif ini tidak bisa terjadi dengan sangat cepat.”

Menanggapi pertanyaan mengenai mediasi Irak yang sedang berlangsung antara kedua belah pihak, Cafiero menekankan bahwa “Irak memiliki kepentingan dalam menjaga hubungan baik dengan semua tetangganya dan membantu negara-negara di kawasan meredakan ketegangan, karena setiap konfrontasi militer langsung antara Iran dan Saudi Arab dapat dengan mudah memicu kekacauan dan pertumpahan darah di Irak. Setelah puluhan tahun perang, sanksi dan pendudukan, rakyat Irak tidak menginginkan perang yang menyebabkan destabilisasi di Timur Tengah atau membuat negara mereka lebih menderita. Jika Baghdad dapat memfasilitasi dialog yang bermanfaat yang menjadi pertanda baik bagi stabilitas regional, tentu para pemimpin Irak sangat antusias untuk meningkatkan perannya sebagai pemain diplomatik di Timur Tengah.” (ARN)

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Arrahmahnews Media Terpercaya

Statistik Blog

  • 56.040.166 hit

Berlangganan ke Blog via Email

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 7.551 pelanggan lain

Copyright © 2021 Arrahmahnews All Rights Reserved

To Top
%d blogger menyukai ini: