Eropa

Penulis Irlandia Bikin Marah Israel, Ini Sebabnya!

Irlandia, ARRAHMAHNEWS.COM – Penulis Irlandia Sally Rooney memicu kontroversi luas selama beberapa hari terakhir. Ia banyak diserang oleh beberapa pejabat Israel karena penolakannya untuk menerjemahkan buku barunya ke dalam bahasa Ibrani oleh penerbit Israel.

Rooney (30 tahun) baru-baru ini merilis novel baru berjudul “A Beautiful World, Where Are You?”, tetapi ia menolak novel barunya diterjemahkan ke dalam bahasa Ibrani oleh penerbit Israel, dan menegaskan bahwa keputusannya sejalan dengan posisinya yang mendukung seruan untuk memboikot Israel karena kebijakan apartheidnya terhadap Palestina.

Baca:

Tulisan-tulisan Rooney tersebar luas, dan novel baru itu menduduki puncak buku terlaris menurut New York Times ketika diterbitkan September lalu, seperti halnya novelnya yang terkenal “Normal People”, yang mencapai ketenaran dan angka penjualan yang luar biasa, terutama setelah diterjemahkan ke dalam 46 bahasa, menurut surat kabar The Guardian.

Agu 7, 2022

Rooney telah menerima empat penghargaan di Inggris termasuk Costa Book Award pada 2018.

Rooney dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa, mengatakan bahwa ia telah memilih untuk tidak menjual hak terjemahan ini ke penerbit yang berbasis di Israel. Rooney tidak akan mengizinkan buku barunya untuk diterbitkan dalam bahasa Ibrani sebagai bentuk dukungannya terhadap boikot Israel.

Menurut BBC, seorang menteri terkemuka Israel mengatakan bahwa “boikot semacam itu adalah bentuk anti-Semitisme.”

“Saya ingin mengungkapkan sekali lagi solidaritas saya dengan rakyat Palestina dalam perjuangan mereka untuk Kebebasan, keadilan dan kesetaraan.”

Dia menekankan bahwa keputusannya datang untuk mendukung gerakan “boikot, divestasi, dan sanksi” yang mendukung Palestina, dan menyerukan boikot menyeluruh terhadap Israel, yang didasarkan pada laporan baru-baru ini oleh Human Rights Watch yang menuduh Israel melakukan “rasisme.” (ARN)

Sumber: Sputnik Arabic

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: