Media Israel: Perubahan Rezim di Suriah Tinggal Wacana

Israel, ARRAHMAHNEWS.COM – Beberapa media Israel mengatakan bahwa gagasan perubahan rezim di Suriah tidak lagi realistis. Mereka menyebut bahwa pemerintahan Presiden Suriah Bashar al-Assad yang lama dan stabil, yang membawa kembali stabilitas ke Suriah, adalah “fakta yang sangat kuat”.

Situs web “Makor Rishon” Israel yang dikutip Al-Mayadeen, dalam sebuah artikelnya menggarisbawahi bahwa negara-negara Teluk Arab saat ini sudah menunjukkan keterbukaan terhadap Suriah, setelah mengakui kegagalan mereka untuk merusak hubungan Suriah-Iran.

Situs web tersebut menyoroti fakta bahwa Arab Saudi melakukan dialog dengan Suriah untuk menormalkan hubungan, sementara Emirat dan Bahrain telah memulai bekerja dengan Suriah untuk berbagai alasan, termasuk keinginan untuk “melemahkan kekuatan Iran”.

BACA JUGA:

Sementara itu, Perdana Menteri Israel Naftali Bennett bersumpah untuk terus bekerja untuk “mengurangi kehadiran Iran di Suriah,” mengulangi komitmen “Israel” untuk mempertahankan pendudukannya di Dataran Tinggi Golan Suriah.

Pernyataan Bennett ia sampaikan seteah beberapa negara Arab meluncurkan negosiasi dengan pemerintah Suriah tentang berbagai masalah. Yang terbaru adalah pemulihan kontak antara Damaskus dan Amman, serta kesepakatan antara UEA dan Suriah untuk memperluas kerja sama ekonomi. (ARN)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: