Israel Cegah Perayaan Maulid Nabi, Tangkap 49 Warga Palestina

Israel, ARRAHMAHNEWS.COM Pasukan Israel pada hari Selasa (19/10) menangkap sedikitnya 49 warga dan melukai sedikitnya 11 lainnya dalam kekerasan yang menargetkan perayaan kelahiran Nabi Muhammad (SAWW).

Pengacara Naser Oudeh mengatakan bahwa di antara mereka yang ditangkap, ada 15 anak berusia antara 13 dan 15 tahun.

BACA JUGA:

QNN mengutip sumber-sumber lokal mengatakan bahwa pasukan Israel menindak warga di halaman Bab Al Amoud di Yerusalem yang diduduki. Mereka juga menyerang warga di lingkungan Al Misrarah dan jalan Sultan Suleiman di ibu kota Palestina yang diduduki.

Sumber-sumber lokal mengatakan pasukan Israel menyemprotkan air sigung terhadap mereka yang merayakan hari besar umat Islam tersebut.

Des 5, 2021
Pasukan Israel Bubarkan Acara Maulid Nabi di Palestina

Skunk water (air sigung) adalah senjata tidak-mematikan yang dikembangkan oleh Angkatan Pertahanan Israel  untuk mengontrol massa. Senjata ini ditembakkan  menggunakan meriam air (water canon).

Ketika ditembakkan, skunk berbentuk kabut, dan akan meninggalkan bau tak sedap (seperti bau kaus kaki atau selokan) yang sulit dihilangkan. Mereka yang terkena skunk akan mengidap bau tak sedap selama berhari-hari. Skunk pertama kali digunakan pada bulan September 2008.

Dalam konteks yang sama, Bulan Sabit Merah mengatakan bahwa krunya telah menangani lima korban luka akibat bom suara dan pemukulan, dua di antaranya dibawa ke rumah sakit.

Ratusan warga sudah mulai sejak dini hari Selasa berduyun-duyun menuju Masjid Al Aqsa untuk merayakan Maulid Nabi Muhammad (SAW). Pasukan Israel dikerahkan di seluruh kota, berusaha untuk mencegah perayaan tersebut. (ARN)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: