Pasukan AS Kalang Kabut Pasca Pangkalan Tanf Diserang Drone

Suriah, ARRAHMAHNEWS.COM – Sumber Suriah membenarkan situasi kekacauan dan kebingungan meliputi jajaran tentara Amerika dan Inggris serta kelompok bersenjata Suriah yang bertugas “melindungi” pangkalan Al-Tanf di Suriah Timur, setelah diserang oleh drone dan rudal tadi malam, Al-Mayadeen melaporkan.

Pangkalan yang terletak di segitiga perbatasan yang menyatukan Suriah, Irak dan Yordania diserang tepat pukul sembilan malam, yang menyebabkan kebakaran selama lebih dari satu jam, setelah mendengar ledakan besar di dalamnya.

Baca: 

Dalam konteks terkait, sumber suku di Badia Sham mengkonfirmasi terjadinya ledakan di dalam pangkalan tersebut.

Suku tersebut juga menjelaskan keadaan siaga dan pemindahan di antara para militan yang berafiliasi dengan organisasi “Maghawir al-Thawra” yang bekerja sama dengan Amerika.

Pangkalan Tanf adalah salah satu pangkalan terpenting yang diduduki oleh Amerika di Suriah, mengingat lokasinya yang strategis. Pangkalan itu memuat sejumlah depot senjata dan tempat pelatihan yang mencakup lapangan tembak dengan senapan mesin dan senjata sedang, gudang makanan, dan perumahan tentara, semua berada di bawah penjagaan melingkar yang ketat pada jarak 55 km, yang membuat sulit untuk ditargetkan.

Serangan di al-Tanf terjadi kurang dari seminggu setelah menargetkan daerah Palmyra, yang menyebabkan kematian seorang tentara Suriah dan sejumlah anggota pasukan yang bersekutu dengan Damaskus.

Pasca serangan itu, pasukan sekutu Suriah mengumumkan keputusannya untuk menanggapi agresi Israel dengan keras. (ARN)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: