Pengadilan Militer Lebanon Panggil Geagea atas Kekerasan di Beirut

Beirut, ARRAHMAHNEWS.COM – Pengadilan militer Lebanon memanggil Samir Geagea, pemimpin partai politik Pasukan Kristen Lebanon (LF), atas pembunuhan tujuh pendukung Hizbullah dan gerakan Amal di Beirut selama kekerasan pekan lalu.

Media Lebanon pada hari Kamis melaporkan bahwa pengadilan memanggil Geagea untuk mendengarkan kesaksiannya tentang kekerasan 14 Oktober sehubungan dengan pengakuan dari mereka yang ditahan karena bentrokan.

Baca:

Setidaknya tujuh orang tewas dan 60 lainnya terluka dalam serangan pada 14 Oktober, di mana pendukung Hizbullah ditembak dari atap gedung ketika mereka berkumpul untuk lakukan protes damai terhadap seorang hakim yang menyelidiki ledakan Pelabuhan Beirut, karena mereka menuduhnya bias.

Dalam sebuah pernyataan, Hizbullah dan sekutunya Gerakan Amal mengatakan kelompok bersenjata yang berafiliasi dengan partai LF, mantan kelompok milisi selama perang saudara 1975-1990, menembaki para pengunjuk rasa dari atap gedung, membidik kepala mereka, dalam upaya untuk menyeret Lebanon ke perselisihan sektarian baru.

Sekretaris Jenderal Hizbullah Hassan Nasrallah pada hari Senin mengatakan bahwa “agenda nyata untuk Pasukan Lebanon adalah perang saudara”.

“Ancaman terbesar bagi kehadiran Kristen di Lebanon dan keamanan komunitas Kristen adalah pihak Forces.”

Tarek Bitar, yang menyelidiki ledakan Pelabuhan Beirut, telah berbulan-bulan mencoba menanyai mantan Perdana Menteri Hasan Diab serta mantan menteri Ali Hasan Khalil, Ghazi Zeiter, Nouhad Machnouk, dan Youssef Finianos. Khalil dan Zeiter termasuk dalam Gerakan Amal.

Hakim juga berusaha memanggil Kepala Keamanan Umum Mayor Jenderal Abbas Ibrahim dan Kepala Keamanan Negara Mayor Jenderal Tony Saliba. Namun, Kementerian Dalam Negeri dan Dewan Pertahanan Tinggi tidak memberinya izin untuk melakukannya.

Nasrallah menuduh Bitar “menargetkan secara politis” para pejabat dalam penyelidikannya. (ARN)

Sumber: Al-Mayadeen.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: