Serangan ke Pangkalan Al-Tanf Balas Dendam Poros Perlawanan

Suriah, ARRAHMAHNEWS.COM Akibat serangan udara yang terjadi di wilayah Palmyra Suriah pada Rabu lalu, pangkalan Amerika di wilayah Al-Tanf yang terletak di segitiga perbatasan Suriah, Irak dan Yordania diserang oleh beberapa drone misterius.

Al-Arabiya melaporkan bahwa minggu lalu Ruang Operasi Gabungan Poros Perlawanan telah mengeluarkan pernyataan resmi sebagai tanggapan atas agresi udara di Palmyra. Pernyataan itu mengumumkan bahwa mereka akan melakukan pembalasan dendam yang parah dan pahit sebagai tanggapan atas kejahatan ini.

Artikel di Al-Alam menyebut bahwa pengulangan proses yang serupa dengan apa yang terjadi di Palmyra, Suriah, dan dalam kurun waktu yang dekat dengan terjadinya peristiwa sebelumnya, merupakan indikasi bahwa penyerangan ke Al-Tanf mungkin merupakan bentuk balas dendam terhadap mereka yang terlibat dalam serangan Palmyra, terlepas dari kenyataan bahwa baik Israel maupun Amerika tidak menyatakan bertanggung jawab atas operasi itu, dan tidak ada Indikasi di media tentang siapa pihak yang melakukan operasi Al-Tanf.

BACA JUGA:

Des 6, 2021

Dalam arti analitis, serangan terhadap Al-Tanf sebenarnya merupakan serangan terhadap kepentingan kedua agresor, yaitu “Israel” dan Amerika. Al-Tanf adalah pangkalan Amerika yang terletak di segitiga perbatasan yang menghubungkan Irak, Suriah dan Yordania, di mana petualangan agresif mereka direncanakan dan dilaksanakan.

Sebagai tanggapan atas serangan di daerah Al-Tanf kemarin malam, Komando Operasi Pusat AS “CENTCOM” mengumumkan bahwa mereka tidak mengetahui jumlah korban tewas dan luka-luka, tapi menyatakan bahwa mereka berhak untuk membalas. Penolakan Komando Pusat AS tentang insiden ini mengungkap bahwa korban jiwa dan kerugian material mungkin besar dan serius, di sisi lain, serangan Al-Tanf juga merupakan pesan tegas untuk Amerika dan Israel.

BACA JUGA:

Sebelum ini, dan dalam insiden baru-baru ini yang dikenal sebagai ” Perang Kapal “, Poros Perlawanan secara resmi menyatakan tanggung jawabnya atas serangan terhadap kapal Israel. Hal yang luar biasa dalam kasus ini adalah bahwa tidak ada balasan atau agresi angkatan laut oleh “Israel” setelah operasi itu.

Berdasarkan semua ini, kita bisa berharap bahwa mengingat peringatan ruang operasi gabungan poros perlawanan di kawasan setelah insiden Palmyra di satu sisi, dan operasi semalam di Al-Tanf di sisi lain, pusat agresi Amerika-Israel akan berkurang secara signifikan, terutama di Suriah dan Irak. (ARN)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: