China ke Inggris: Pikir Dua Kali soal AUKUS

China, ARRAHMAHNEWS.COM Menteri luar negeri China mendesak Inggris untuk “berpikir dua kali” tentang pakta militer trilateral dengan Amerika Serikat dan Australia, yang akan memungkinkan Canberra untuk memperoleh kapal selam bertenaga nuklir.

Dalam percakapan telepon pada hari Jumat dengan rekannya dari Inggris, Liz Truss, Menteri Wang Yi mengatakan Beijing “menentang perjanjian,” yang akan menyediakan uranium kepada negara yang tidak bersenjata nuklir.

BACA JUGA:

“Pembentukan blok militer baru di kawasan itu akan memicu perlombaan senjata, memprovokasi konfrontasi antara negara-negara besar dan merusak perdamaian dan stabilitas regional,” kata Wang, seperti dilansir SCMP.

Ia juga mengatakan kepada Truss bahwa China mendesak “pihak Inggris untuk melanjutkan [prinsip] menjaga sistem non-proliferasi nuklir, menanganinya dengan hati-hati, dan berpikir dua kali”.

Nov 28, 2021
Menlu China, Wang Yi

Pada bulan September, Washington mengumumkan pembentukan aliansi baru dengan Australia dan Inggris. Kemitraan trilateral yang dijuluki ‘AUKUS’ itu langsung menuai kecaman dari China, Rusia, dan Prancis.

Australia akan menjadi negara kedua setelah Inggris yang diberikan akses ke teknologi nuklir AS untuk membangun kapal selam bertenaga nuklir.

Para pengamat mengatakan Washington dan sekutunya sedang mencari cara untuk melawan kekuatan dan pengaruh China yang tumbuh di kawasan itu.

China sebelumnya meminta ketiganya untuk melepaskan mentalitas “Perang Dingin” mereka.

Hubungan AS-China semakin tegang dalam beberapa tahun terakhir, dengan dua ekonomi terbesar dunia itu bentrok karena berbagai masalah, termasuk perdagangan, China Taipei, Hong Kong, hingga kegiatan militer di Laut China Selatan. (ARN)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: