Israel Masukkan 6 Organisasi HAM Palestina ke Daftar Teroris

Palestina, ARRAHMAHNEWS.COM Dalam serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap masyarakat sipil Palestina, Israel memasukkan enam organisasi hak asasi manusia Palestina dalam apa yang mereka sebut daftar teroris. Tel Aviv menuduh mereka menyalurkan bantuan donor kepada militan.

Kementerian urusan militer Israel mengatakan kelompok itu memiliki hubungan dengan Front Populer untuk Pembebasan Palestina (PLFP), sebuah gerakan perlawanan Palestina.

BACA JUGA:

Otoritas Palestina dan kekuatan politik yang berbeda sangat mengutuk keputusan Israel ini, seperti dilansir PressTV.

Des 6, 2021
Warga Gaza membawa Bendera Palestina

Organisasi-organisasi yang menjadi sasaran rezim Israel itu diantaranya adalah Addameer dan Al-Haq, yang mendokumentasikan pelanggaran hak asasi manusia oleh Tel Aviv, dan Komite Persatuan Perempuan Palestina, Pusat Penelitian Bisan, Pertahanan DCI untuk Anak Internasional-Palestina, serta Persatuan Panitia Kerja Pertanian.

Kelompok-kelompok ini telah menolak tuduhan Israel. Mengatakannya sebagai upaya untuk melenyapkan masyarakat sipil Palestina, dan mengecam tindakan tersebut sebagai tindakan yang bermotivasi politik dan tidak berdasar.

Langkah Israel ini juga menghadapi kecaman global dari kelompok-kelompok hak asasi manusia dari berbagai belahan dunia.

Kantor Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan apa yang disebut undang-undang Kontra-terorisme ini tidak boleh digunakan untuk membatasi hak asasi manusia dan pekerjaan kemanusiaan yang sah.

Rezim Israel telah menambah praktik ilegalnya yang bertujuan untuk membungkam rakyat Palestina. Hari ini, tidak hanya terus menghukum warga Palestina untuk setiap tindakan perjuangan; mereka juga menghukum organisasi hak asasi manusia.

Jadi, sekarang adalah ujian sebenarnya bagi komunitas internasional untuk melindungi para pembela hak asasi manusia dalam menghadapi serangan dan agresi yang berkelanjutan. (ARN)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: