Pasca Kudeta Militer, Uni Afrika Blokir Sudan

Sudan, ARRAHMAHNEWS.COM Uni Afrika mengatakan bahwa pihaknya menangguhkan Sudan dari semua kegiatan kelompok itu setelah militer menggulingkan pemerintahan transisi Sudan dalam sebuah kudeta.

Dalam sebuah komunike tertanggal Selasa, badan pan-Afrika itu mengatakan penangguhan akan dilakukan sampai “pemulihan efektif” dari otoritas transisi yang mengarahkan negara menuju pemilihan.

BACA JUGA:

Langkah AU itu dilakukan saat Sudan berada di tengah-tengah gerakan pembangkangan nasional dan pemogokan yang dilakukan oleh koalisi oposisi utama negara itu, aliansi The Forces of Freedom and Change, yang menuntut militer untuk mundur setelah merebut kekuasaan. Pekerja perusahaan minyak negara dan dokter bergabung dalam protes itu pada hari Rabu.

Nov 28, 2021
Uni Afrika

 

Jenderal Militer Abdel Fattah Al-Burhan pada hari Senin memberlakukan keadaan darurat di seluruh negeri serta membubarkan pemerintah transisi dan dewan berdaulat, sebuah badan pembagian kekuasaan militer-sipil yang akan memimpin negara itu menuju pemilihan.

Puluhan ribu demonstran pro-demokrasi membanjiri jalan ibu kota, Khartoum, dan kota kembarnya Omdurman, pada Senin menyusul kudeta yang menggagalkan transisi yang sudah goyah menuju demokrasi sejak pemberontakan rakyat pada 2019 menggulingkan penguasa lama Omar Al- Bashir. (ARN)

Sumber: FNA

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: