Turki Kerahkan 200 Truk Sarat Senjata ke Idlib

Suriah, ARRAHMAHNEWS.COM Turki mengerahkan ratusan truk penuh peralatan militer dan logistik ke Suriah utara, sehari setelah ratusan warga Suriah melakukan demonstrasi massal untuk mengecam kehadiran pasukan Turki di negara Arab, dan menuntut penarikan penuh.

Kantor berita resmi Suriah, SANA, mengutip sumber-sumber lokal melaporkan bahwa dua konvoi masing-masing 100 truk, membawa tank tempur, baterai artileri dan pasokan logistik, menyeberang ke wilayah Suriah melalui Khirbet al-Joz pada hari Rabu, kemudian menuju ke daerah Jabal al-Zawiya, provinsi Idlib.

BACA JUGA:

Laporan itu menambahkan bahwa konvoi dimaksudkan untuk memperkuat posisi pasukan Turki di barat laut Suriah, dan membantu teroris Takfiri dalam memerangi pasukan pemerintah Suriah.

Des 5, 2021
Truk Militer Turki Angkut Senjata ke Idlib

 

Idlib adalah benteng besar terakhir teroris yang didukung asing, terutama kelompok militan Hay’at Tahrir al-Sham (HTS), yang berperang melawan pemerintah sah Presiden Bashar al-Assad.

HTS adalah koalisi berbagai faksi dari kelompok teror terkait al-Qaeda yang sebagian besar terdiri dari Jabhat Fateh al-Sham, yang sebelumnya dikenal sebagai Jabhat al-Nusra.

Selain itu, kantor berita SANA mengutip sumber-sumber lokal, melaporkan bahwa puluhan truk militer Turki sarat dengan berbagai amunisi dan pasokan logistik serta pengangkut personel lapis baja memasuki wilayah Suriah pada hari Selasa.

Sumber itu juga menambahkan bahwa konvoi kemudian menuju ke posisi yang dikendalikan oleh militan yang didukung Turki di kota Ras al-Ayn.

Sejumlah besar kendaraan udara tak berawak Turki terbang di atas ketika peralatan militer dan logistik dibawa ke Suriah, tambah sumber itu.

Pada hari Senin, penduduk kota Kafr Naya, utara Aleppo, menyatakan kebencian yang kuat atas pengerahan pasukan Turki dan militan Takfiri ke daerah mereka selama demonstrasi besar-besaran.

Para peserta mengibarkan bendera nasional Suriah dan mengutuk tentara Turki serta sekutu mereka atas serangan terhadap bangunan tempat tinggal dan infrastruktur sipil.

Para pengunjuk rasa mendesak penghormatan terhadap integritas teritorial Suriah, dan menekankan perlunya menghadapi upaya yang ditujukan untuk pengusiran pendudukan dan disintegrasi wilayah Suriah.

Para demonstran mengatakan mereka yakin dengan tekad pasukan pemerintah mampu melawan setiap tindakan agresi dan membebaskan setiap inci tanah Suriah yang diduduki.

Turki telah mengerahkan pasukan di Suriah yang melanggar integritas teritorial negara Arab. Militan yang didukung Ankara dikerahkan ke timur laut Suriah pada Oktober 2019 setelah pasukan militer Turki melancarkan invasi lintas batas. (ARN)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: