Kedaulatan Irak Hanya Bisa Direbut dengan Senjata

Baghdad, ARRAHMAHNEWS.COM Rakyat Irak untuk mendapatkan kembali kedaulatan dari pendudukan AS hanya akan tercapai dengan senjata, ujar sekretaris jenderal kelompok perlawanan Irak Harakat al-Nujaba.

“Keputusan bangsa Irak untuk memulihkan kedaulatan mereka dari cengkeraman penjajah akan terwujud hanya dengan senjata,” kata Akram al-Kaabi dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan melalui akun Twitter-nya.

BACA JUGA:

Al-Kaabi mengatakan penjajah Irak telah menjarah sumber daya negara dan secara terang-terangan ikut campur dalam urusan negara untuk memicu kerusuhan.

Nov 28, 2021
Pasukan AS di Irak

Dia lebih lanjut menekankan bahwa meskipun pemerintah Irak mengumumkan tenggat waktu bagi pasukan Amerika untuk meninggalkan Irak pada akhir Desember tahun ini, tidak akan ada yang terjadi ke arah itu.

“Pemerintah AS yang jahat, melalui intimidasi, arogansi, dan ketidakhormatannya, terus menentang keputusan rakyat Irak dan demonstrasi oleh jutaan orang untuk mengusir semua pasukan asing dari negara,” kata al-Kaabi.

“Informasi yang kami terima menunjukkan bahwa pasukan pendudukan telah mengubah beberapa rute ilegal mereka untuk memasuki Irak,” katanya, dan menjelaskan bahwa mereka memasuki Irak secara massal melalui pesawat dari Mesir.

Sekjen Nujaba juga mengatakan beberapa pasukan Amerika Serikat yang kalah di Afghanistan telah dipindahkan ke Irak.

“Ini berarti bahwa negosiasi politik dengan Amerika Serikat terbukti gagal,” tambahnya.

Kelompok perlawanan Irak terus-menerus menuntut penarikan semua pasukan Amerika dari negara Arab atas kegiatan destabilisasi. Tuntutan tersebut sejalan dengan undang-undang yang diadopsi oleh parlemen pada Januari 2020. (ARN)

Sumber: Al-Maalomah

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: