Hamas: Robek Laporan PBB, Utusan Israel Harus Dihukum

Palestina, ARRAHMAHNEWS.COM Gerakan perlawanan Palestina Hamas menyerukan tindakan hukuman tegas terhadap duta besar Israel untuk PBB, yang baru-baru ini merobek salinan laporan tahunan Dewan Hak Asasi Manusia PBB (UNHRC) tentang kejahatan perang Israel di Jalur Gaza yang terkepung.

Juru bicara Hamas Abdul-Latif Qanu mengatakan dalam konferensi pers baru-baru ini bahwa perilaku Gilad Erdan di podium Majelis Umum PBB mencerminkan arogansi Israel dalam berurusan dengan lembaga-lembaga internasional dan PBB. Qanu mengatakan perilaku seperti itu mengharuskan diambilnya tindakan hukuman terhadap Erdan.

“Dunia harus menghentikan kebijakan standar ganda, membri keadilan kepada para korban pembantaian Israel, mengekang entitas jahat ini dan meminta pertanggungjawaban para pemimpinnya atas kejahatan mereka terhadap rakyat kami,” katanya.

Nov 28, 2021

BACA JUGA:

Pada hari Jumat, utusan Israel mengeluarkan omelan di mana dia menuduh UNHRC “bias obsesif anti-Israel ” dan menyebut laporan itu anti-Semit, terdistorsi dan sepihak. Menyebut satu-satunya tempat laporan itu adalah “di tempat sampah anti-Semitisme,” sebelum merobek salinannya dan meninggalkan podium.

Laporan tersebut telah mempresentasikan temuan dari badan investigasi yang dibentuk untuk memeriksa dampak yang menghancurkan dan mematikan dari perang Israel di daerah kantong Palestina pada bulan Mei. (ARN)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: