Macron: PM Australia Bohong Soal Kesepakatan Kapal Selam

Prancis, ARRAHMAHNEWS.COM – Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan bahwa Perdana Menteri Australia Scott Morrison berbohong kepadanya atas pembatalan kontrak penyediaan kapal selam pada bulan September lalu. Ia mengindikasikan lebih banyak upaya diperlukan untuk membangun kembali kepercayaan antara kedua mantan sekutu itu.

Di sela-sela KTT G20 di Roma, kedua pemimpin itu bertemu untuk pertama kalinya sejak Australia membatalkan kesepakatan multi-miliar dolar dengan Prancis sebagai bagian dari aliansi keamanan baru dengan Inggris dan Amerika Serikat yang diresmikan pada bulan September.

Aliansi yang dijuluki AUKUS, yang memberi Australia akses ke kapal selam bertenaga nuklir, telah menyinkirkan Paris, mendorong Prancis untuk menarik duta besar dari Washington dan Canberra yang menuding telah dikhianati.

Nov 28, 2021

“Saya tidak berpikir, saya tahu,” kata Macron menanggapi pertanyaan apakah dia mengira Morrison telah berbohong kepadanya.

BACA JUGA:

“Saya sangat menghormati negara Anda,” katanya dalam komentar pada hari Minggu kepada sekelompok wartawan Australia yang telah melakukan perjalanan ke Italia untuk menghadiri pertemuan puncak para pemimpin 20 ekonomi teratas.

“Saya memiliki banyak rasa hormat dan banyak persahabatan untuk bangsa Anda. Saya hanya mengatakan ketika kami memiliki rasa hormat, Anda harus jujur dan Anda harus berperilaku sejalan, dan konsisten, dengan nilai ini,” tambahnya sebagaimana dikutip Reuters.

Menurut Istana Elysee, pada hari Kamis, Macron melakukan percakapan telepon pertama kali dengan Morrison sejak krisis yang meletus pada pertengahan September.

BACA JUGA:

Elysee menegaskan bahwa kepala negara Prancis mengindikasikan sekarang terserah kepada pemerintah Australia untuk mengusulkan langkah-langkah praktis yang mewujudkan keinginan otoritas tertinggi Australia untuk mendefinisikan kembali dasar-dasar hubungan bilateral kedua negara dan untuk melanjutkan aksi bersama di wilayah Indo-Pasifik.”

Selama panggilan telepon, Macron mencatat bahwa keputusan sepihak Australia untuk mengurangi kemitraan strategis Prancis-Australia dengan mengakhiri program kapal selam demi proyek lain, yang belum diklarifikasi, telah merusak hubungan kepercayaan antara kedua negara. (ARN)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: