Banjir Terjang Kota Malang, 400 Warga Mengungsi

Malang, ARRAHMAHNEWS.COM Hujan yang sangat deras juga mengakibatkan banjir di Kota Malang. Kurang lebih ada sekitar 400 warga yang harus mengungsi.

Mereka merupakan warga yang tinggal di RT. 01 RW. 09, Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru. Disana setidaknya ada 61 rumah terdampak banjir akibat luapan sungai Brantas. Sebanyak 175 warga harus mengungsi di Balai RW setempat.

BACA JUGA:

Daerah terdampak lainnya adalah permukiman warga Kampung Putih di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kecamatan Klojen. Di sana ada 52 rumah yang berada di bantaran Sungai Brantas yang terdampak banjir. Sebanyak 200 jiwa harus mengungsi.

Nov 28, 2021
Warga mengungsi

“Warga yang harus mengungsi kurang lebih 400 jiwa. Ada di dua titik yakni di RT 01 RW 09, Kelurahan Jatimulyo, ada rumah terdampak 61 unit, jumlah yang mengungsi 175 jiwa. Satunya warga Kampung Putih, ada 52 rumah terdampak dan 200 jiwa mengungsi,” kata Wali Kota Malang, Sutiaji seperti dikutip DetikNews.com, Kamis (4/11/2021).

Sutiaji menjelaskan, ada empat titik yang terimbas banjir luapan sungai tersebut. Yakni Jatimulyo, Rampal Celaket, Sama’an dan Kotalama.

“Terparah itu di Jatimulyo, RT 01, RW 09, yang terdampak. Di Sama’an ada 30 rumah, Kedungkandang ada 7 rumah,” beber Sutiaji.

Sutiaji menambahkan, ada satu titik pengungsian lain yakni di Kelurahan Sama’an. Dapur umum juga telah didirikan yang berada di pengungsian Senaputra.

“Tentang kebutuhan dasar makan dan sebagainya, dapur umum kami taruh di Senaputra. Sementara untuk di RT 09 RW 02 di Kelurahan Jatimulyo masyarakat sudah swadaya jadi per RT sumbangan berapa sesuai dengan jumlah pengungsi di sini,” ungkapnya. (ARN)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: