Dibawah Biden, AS Setujui Penjualan Senjata Besar Pertama ke Saudi

Arab Saudi, ARRAHMAHNEWS.COM – Departemen Luar Negeri AS di bawah Presiden AS Joe Biden telah menyetujui penjualan senjata besar pertamanya ke Arab Saudi dengan penjualan 280 rudal udara-ke-udara senilai 650 juta dolar.

Menurut juru bicara Departemen Luar Negeri, departemen menyetujui penjualan yang diusulkan pada 26 Oktober.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis (04/11), departemen mengatakan telah mengirim keputusannya ke Kongres, yang bisa saja memblokir penjualan rudal.

Rudal yang dibangun oleh Raytheon Technologies Corp. mampu terbang sejauh 20 mil dan mengenai target udara di luar jangkauan visual pilot.

Nov 28, 2021

Diperkenalkan pada tahun 1991, rudal itu juga telah dijual ke sekutu AS lainnya seperti Qatar, Kuwait dan Yordania.

BACA JUGA:

Selain 280 AIM-120C-7/C-8 Advanced Medium Range Air-to-Air Missiles (AMRAAM), paket tersebut juga akan mencakup 596 LAU-128 Missile Rail Launchers (MRL) bersama dengan kontainer dan peralatan pendukung, suku cadang, rekayasa kontraktor Pemerintah AS dan dan dukungan teknis.

Ini terjadi di tengah kritik keras terhadap Arab Saudi atas serangan militernya di Yaman. Kerajaan, yang didukung oleh AS dan sekutu regional, melancarkan perang brutal terhadap Yaman pada Maret 2015. (ARN)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: