PM Irak Perintahkan Investigasi dalam Bentrokan terkait Demo Pemilu

Irak, ARRAHMAHNEWS.COM – Menyusul bentrokan antara pasukan keamanan dan demonstran yang memprotes hasil pemilihan parlemen Irak baru-baru ini, yang menewaskan satu orang dan melukai 125 orang, Perdana Menteri Mustafa al-Kadhimi memerintahkan penyelidikan komprehensif.

Menurut laporan MNA, Al-Kadhimi memerintahkan penyelidikan komprehensif terhadap bentrokan di berbagai bagian Zona Hijau Baghdad.

Komando Operasi Gabungan Irak mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Jum’at malam (05/11) bahwa Perdana Menteri telah menyeru berbagai partai politik untuk tenang. Ia juga meminta para demonstran untuk mengandalkan demonstrasi damai dan menahan diri dari kekerasan dalam bentuk apapun dan pada tingkat apapun.

BACA JUGA:

Senada dengan itu, pemimpin Gerakan Sadr Irak, Muqtada al-Sadr, dalam cuitannya juga menulis bahwa demonstrasi damai menentang hasil pemilu tidak boleh mengarah pada kekerasan dan penghinaan terhadap pemerintah, dan pemerintah tidak boleh menggunakan kekerasan menentang demonstrasi damai.

Nov 28, 2021

Menyusul pengumuman hasil pemilihan parlemen Irak pada 10 Oktober, sejumlah partai politik dan koalisi memprotes hasil yang diumumkan dan meyakini bahwa hasil pemilihan itu tidak benar.

Sejumlah kota Irak juga telah menyaksikan berbagai demonstrasi sejak pengumuman hasil awal.

Beberapa politisi Irak juga mengkonfirmasi hipotesis kecurangan suara dan campur tangan negara asing dalam hasil pemilihan parlemen baru-baru ini, membenarkan infiltrasi UEA, Inggris dan Amerika Serikat dalam pemilihan baru-baru ini. (ARN)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: