110 Hari Mogok Makan, Kondisi Miqdad Qawasmeh sangat Memburuk

Palestina, ARRAHMAHNEWS.COM Ayah dari seorang tahanan Palestina yang telah melakukan mogok makan selama lebih dari 100 hari sebagai bentuk protes atas apa yang disebut kebijakan penahanan administratif Israel, memperingatkan kondisi kesehatan putranya yang memburuk, menyerukan upaya intensif untuk menyelamatkannya dari “kematian.”

Pusat Informasi Palestina melaporkan pada hari Senin bahwa Ayah Miqdad al-Qawasmeh mengatakan bahwa kondisi kesehatan putranya semakin memburuk setelah otoritas Israel memindahkannya dari Rumah Sakit Kaplan Israel ke rumah sakit penjara Ramla yang terkenal dalam upaya untuk menghentikan pemogokannya, seperti dilansir Palinfo.

BACA JUGA:

Ia lebih lanjut menekankan bahwa perlu ada tanggapan segera terhadap tindakan represif rezim Israel, dan menyerukan peningkatan upaya oleh Palestina untuk membebaskan putranya yang hidupnya “dalam bahaya nyata.”

Des 6, 2021
Miqdad al-Qawasmeh

Sejak Januari lalu, Qawasmeh berada dalam penahanan administratif Israel tanpa pengadilan atau tuntutan.

Ada juga lima tahanan lain yang melakukan mogok makan untuk periode yang berbeda sebagai protes atas penahanan mereka. Sebagian besar dari mereka menderita masalah kesehatan yang mengancam jiwa karena mogok makan yang berkepanjangan. (ARN)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: