Viral! Dubes Israel Dievakuasi Saat Acara di Kampus Inggris

Inggris, ARRAHMAHNEWS.COM Duta Besar Israel untuk Inggris Tzipi Hotovely dievakuasi dengan pengamanan ketat dari sebuah acara di London School of Economics (LSE) pada Selasa malam di tengah protes besar oleh aktivis pro-Palestina yang menolak kehadirannya.

Video dari tempat kejadian menunjukkan penjaga keamanan bergegas membawa Hotovely ke dalam kendaraan ditengah teriakan dan cemoohan para aktivis.

BACA JUGA:

Hotovely diundang oleh serikat mahasiswa LSE untuk mengambil bagian dalam debat tentang perdamaian Timur Tengah berjudul “Perspektif tentang Israel dan Palestina”.

Para pengunjuk rasa mengatakan duta besar ini memiliki rekam jejak rasisme anti-Palestina. Mereka meneriakkan slogan-slogan pro-Palestina dan mencaci duta besar: “Apakah kamu tidak malu!” Mereka juga meneriakkan: “Israel adalah negara teroris”.

Des 6, 2021
Demo Mahasiswa di Salah Satu Kampus di Inggris

Kelompok mahasiswa yang memprotes menuduh Hotovely mendukung ujaran kebencian dan berkontribusi “pada penindasan terhadap warga Palestina”. Dubes Israel ini adalah mantan menteri yang bertanggung jawab atas perluasan pemukiman Yahudi di Tepi Barat yang diduduki secara illegal.

Kelompok itu mengatakan bahwa mengundang Hotovely merupakan “kontradiksi langsung” terhadap mosi gerakan serikat mahasiswa LSE yang disahkan pada Juni 2021, yang berkomitmen “untuk memastikan bahwa universitas bebas dari diskriminasi dan memainkan peran aktif dalam membongkar sistem penindasan di dalam dan luar negeri” serta “mendirikan zona bebas apartheid yang tidak menormalkan hubungan dengan rezim rasisme, penindasan, dan diskriminasi apa pun”.

Bagaimanapun, pihak Kampus LSE kemudian mengatakan bahwa debat hari Selasa berlangsung 90 menit dan Hotovely telah berbicara, menjawab pertanyaan audiens dan pergi sesuai jadwal, tetapi mereka akan “meninjau proses di sekitar acara ini untuk menginformasikan perencanaan masa depan”.

“Kebebasan berbicara dan kebebasan berekspresi mendasari semua yang kami lakukan di LSE,” kata seorang juru bicara.(ARN)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: