Nasrallah: Israel Takut pada Pasukan Hizbullah

Lebanon, ARRAHMAHNEWS.COM Hassan Nasrallah dalam pidatonya mengungkapkan “ketakutan” Israel atas meningkatnya kekuatan Hizbullah untuk pertama kalinya sejak 70 tahun berdirinya rezim Apartheid.

“Manuver militer Zionis yang berulang kali di utara Palestina mencerminkan ketakutan bahwa Lebanon akan menyerbu permukiman di Galilea,” ujarnya, merujuk pada wilayah yang diduduki Israel di dekat perbatasan Lebanon dan sisi Golan yang diduduki Israel.

BACA JUGA:

“Israel menyadari kekuatan perlawanan, ketulusan, status tinggi, dan pentingnya ide-ide strategisnya,” tegasnya, dan menambahkan, “jika perlawanan memasuki Palestina utara dan Galilea, ini akan memiliki dampak yang sangat besar pada Israel.”

Des 6, 2021
Sayid Hassan Nasrallah Pidato Live

Pemimpin Hizbullah juga mengatakan, “Israel terobsesi dengan ketakutan akan meningkatnya kekuatan poros perlawanan, terutama setelah pertempuran Saif al-Quds (Operasi Pedang al-Quds).”

“Israel sedang mengalami kecemasan eksistensial dan mencoba bernapas melalui jalur normalisasi [hubungan dengan sejumlah negara Arab],” dan menekankan bahwa “kesepakatan normalisasi atau pendudukan, atau pagar, atau benteng sekalipun tidak akan mampu melindungi ‘Israel’ dari para pejuang di Lebanon, Palestina dan seluruh wilayah.”

Pemimpin Hizbullah mengatakan, “Meningkatnya kekerasan Israel terhadap para tahanan dan Palestina bukanlah tanda kekuatan, melainkan tanda ketakutan dan kepanikan.”

Mengenai demarkasi perbatasan laut dengan Israel, Hassan Nasrallah mengindikasikan bahwa negara Lebanon harus mengambil keputusan berdaulat untuk menghadapi tekanan AS dan menuntut semua hak nasional, terlepas dari semua tawaran jahat AS (Hof Line).

Nasrallah menekankan bahwa Hizbullah siap mempertahankan setiap butir pasir dan setetes air untuk melindungi kedaulatan nasional. Ada beberapa contoh dominasi AS atas Lebanon di beberapa domain, bagaimanapun, Hizbullah mencari negara berdaulat yang menjaga kesetaraan di antara warganya.

Salah satu bentuk paling sederhana untuk menjaga kedaulatan nasional adalah penolakan terhadap perintah dan tekanan asing, tegas Sekjen Hizbullah. (ARN)

Sumber: Al-Mayadeen

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: