Raisi ke Putin: Iran Sangat Serius soal Penghapusan Sanksi

Iran, ARRAHMAHNEWS.COM  Dalam percakapan telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada hari Selasa, Presiden Iran Ebrahim Raisi mengatakan bahwa Republik Islam serius dalam pembicaraan untuk mengakhiri semua sanksi terhadap bangsa Iran.

Pernyataan oleh presiden ini disampaikan ketika Iran dan beberapa negara, termasuk Rusia, akan melanjutkan pembicaraan di Wina setelah jeda lima bulan. Pembicaraan itu dimaksudkan untuk mengakhiri sanksi ilegal terhadap Iran sesuai dengan kesepakatan nuklir 2015, yang secara resmi disebut JCPOA.

BACA JUGA:

“Republik Islam Iran sangat serius dalam negosiasi dan kami sama seriusnya dalam memastikan hak-hak bangsa kami dalam mencabut sanksi juga,” tegas Raisi sebagaimana dikutip Tehran Times.

Des 6, 2021
Foto Putin dan Raisi

Presiden Iran juga mengapresiasi posisi Rusia dalam membela hak nuklir Iran.

Raisi juga menghargai panggilan telepon oleh Putin dan mengatakan Iran sedang berusaha untuk mengembangkan hubungan perdagangan dan ekonomi dengan Rusia. Raisi juga menekankan perlunya menyelesaikan dokumen komprehensif tentang kerjasama jangka panjang antara Iran dan Rusia.

“Kami siap merampungkan dokumen komprehensif kerjasama jangka panjang kedua negara sehingga proses pengembangan lebih lanjut hubungan dan kerja sama kedua negara dapat segera dilaksanakan,” tegas Raisi.

Sementara Presiden Rusia pada gilirannya menyatakan dukungan untuk hak-hak rakyat Iran atas masalah nuklir dan menyatakan harapan bahwa dalam negosiasi di masa depan, para pihak akan memiliki kemauan politik yang cukup untuk keluar dari situasi saat ini.

Putin menambahkan “Moskow mendukung proposal Teheran dalam menyusun dokumen baru tentang kerjasama jangka panjang antara kedua negara, dan kami bertekad untuk menyelesaikannya dan mengimplementasikannya sesegera mungkin”. (ARN)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: