Alarm! BNPT: Kader JI Tersebar di Seluruh Lini Masyarakat

Jakarta, ARRAHMAHNEWS.COM – Penangkapan tiga orang tersangka kasus terorisme, yang salah satunya merupakan Anggota Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ahmad Zain An-Najah, dinilai menunjukkan bahwa pergerakan kader Jemaah Islamiyah telah masuk ke berbagai lini di tengah masyarakat.

Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Brigjen Ahmad Nurwakhid, mengatakan ini merupakan kali pertama seorang tersangka teroris berstatus sebagai anggota aktif MUI Pusat.

BACA JUGA:

Menurut dia, penangkapan ini lagi-lagi menjadi bukti bahwa JI kini telah bertransformasi dan “menyebar ke seluruh lini masyarakat”.

Des 5, 2021
Infograafis

Senada dengan BNPT, Pengamat terorisme Noor Huda Ismail mengatakan pengungkapan kader Jemaah Islamiyah pada organisasi masyarakat seperti MUI menunjukkan bahwa kelompok ini berhasil menjalankan strategi “tamkin” atau penguasaan wilayah.

Des 5, 2021
Densus 88 Tangkap Anggota MUI

Lebih lanjut, Noor Huda menuturkan karakteristik JI saat ini tidak bisa dipandang hanya dari aspek teror. Pergerakan kelompok ini telah berkembang memasuki “aspek sosial-keagamaan” di tengah masyarakat.

Menurut dia, JI berafiliasi dengan lembaga pendidikan dan organisasi yang aktif bergerak pada isu-isu kemanusiaan. Selain itu, anggota JI juga menyebar di berbagai lini.

Menurut keterangan Polri, ketiganya berafiliasi dengan Jemaah Islamiyah melalui Lembaga Amil Zakat Abdurrahman Bin Auf yang diduga menjadi sumber pendanaan aktivitas terorisme dari kelompok itu.

Seperti diketahui, Densus 88 Antiteror Polri sebelumnya menangkap Ahmad Zain An-Najah bersama dua orang lainnya, yakni Farid Okbah dan Anung Al Hamat di wilayah Bekasi, Jawa Barat.

JI diperkirakan memiliki 6 ribu hingga 7 ribu anggota dan simpatisan di seluruh Indonesia yang tersebar melalui berbagai organisasi sayap mereka. (ARN)

Artikel ini telah tayang di Suara Islam

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: