Tu-95MS Rusia Beri Pelajaran Penting pada AS

Moskow, ARRAHMAHNEWS.COM Rusia mengirim sinyal tegas ke Washington dengan bantuan pembom strategis Tu-95MS, tulis surat kabar China NetEase.

Analis menjelaskan bahwa Amerika Serikat telah menyatakan Rusia sebagai ancaman serius, terutama bagi negara-negara Eropa. Di bawah kedok retorika ini, Washington menggunakan kekuatannya, serta kemampuan mitra NATO, untuk menerapkan tekanan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Moskow.

BACA JUGA:

“NATO secara teratur melakukan latihan militer dan operasi provokatif lainnya di dekat perbatasan Rusia,” kata pakar NetEase.

Nov 28, 2021
Pesawat pembom strategis Tu-95MS

Manuver Angkatan Udara AS baru-baru ini sangat berbahaya, karena pembom strategis yang mampu membawa senjata nuklir mendekati wilayah udara Rusia. Pesawat pengintai NATO juga sering terbang. Namun, Rusia menanggapi provokasi dengan provokasi.

Pada 19 November, dua pembom strategis Tu-95MS melakukan patroli udara di atas perairan netral Laut Bering, Chukchi dan Okhotsk. Kementerian Pertahanan Rusia mengkonfirmasi bahwa itu adalah penerbangan yang direncanakan. Pada saat yang sama, analis China yakin bahwa kemunculan pesawat pembom strategis di dekat Alaska menjadi peringatan serius bagi Amerika Serikat.

Penulis “NetEase” menegaskan bahwa “militer AS prihatin dengan pembawa rudal Rusia yang terbang di atas perairan Arktik.” “Bukan kebetulan bahwa Angkatan Udara AS telah berulang kali memperkuat Pangkalan Angkatan Udara Elson di Alaska dengan pesawat tempur F-35A generasi kelima.”

Pada hari yang sama, dua pesawat pengebom Tu-95SM yang didampingi oleh kapal induk China melakukan patroli bersama di atas perairan Laut Jepang dan Laut China Timur. Menurut pengamat dari Republik Rakyat China, misi udara ini juga menjadi peringatan bagi Washington, mengingat militer AS memiliki banyak pangkalan di Jepang.

“Rusia memberikan pelajaran penting pada Amerika Serikat dengan menunjukkan bahwa ia memiliki senjata yang tidak kalah kuat dari lawannya,” tulis NetEase.

Ketika protes verbal diabaikan, Rusia mengambil tindakan dan serangan balik dalam menanggapi provokasi serius dari Barat. (ARN)

Sumber: Sputnik Arabic

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: