Ratusan Ribu Warga Yaman Gelar Demo Kecam Imperialisme AS

Yaman, ARRAHMAHNEWS.COM Ratusan ribu warga Yaman di ibu kota Sana’a dan provinsi lain pada Hari Senin (22/11) menggelar unjuk rasa massal untuk mengecam eskalasi AS dan keterlibatannya dalam agresi koalisi pimpinan Saudi di negara mereka.

Dalam aksi unjuk rasa, para peserta mengibarkan bendera Yaman dan dengan gencar meneriakkan slogan-slogan anti-Amerika dan anti-Saudi.

BACA JUGA:

“AS adalah basis agresi dan mitra utama dalam pengepungan terhadap negara kita,” kata Mohammed Ali al-Houthi dalam demonstrasi massal di ibu kota Sana’a, bertajuk ‘AS Dibalik Konflik Militer dan Ekonomi, serta Perang dan Pengepungan berkelanjutan di Yaman’.

Des 5, 2021
Ratusan Ribu Warga Yaman Demo

Ia menegaskan bahwa “AS adalah yang membunuh dan menghancurkan Yaman,” menekankan bahwa Washington akan “tetap musuh terus-menerus menjadi kita.”

“Jika bukan karena Amerika, tidak akan ada agresi terhadap negara kita. AS adalah yang pertama menarik duta besarnya dan meminta negara-negara lain untuk menarik duta besarnya dari Sana’a. Sejak tujuh tahun, AS telah membunuh rakyat Yaman dan menghancurkan infrastruktur mereka,” jelas Mohammed al-Houthi sebagaimana dikutip HodhodYemenNews.

Ia juga mengejek Arab Saudi, dengan mengatakan, “Arab Saudi bahkan tidak bisa membuat layang-layang apalagi industri pesawat tempur F15 dan F16.”

Al-Houthi menggarisbawahi bahwa “Amerika, yang mengklaim menghargai kebebasan dan demokrasi, memblokir situs berita seperti Al-Masirah.”

Berbicara untuk negara-negara agresi al-Houthi mengatakan: “Mengapa kalian mencegah kapal kami mencapai pelabuhan Hodeidah dan menutup Bandara Sana’a, dan mengapa kalian melarang transfer tunai?”

BACA JUGA:

Sedang mengenai keputusan AS terhadap Yaman, ia berkata: “Sanksi apa pun yang kalian berikan tidak memengaruhi kami. Kami tidak memiliki apartemen di Turki atau Kairo, atau di negara lain mana pun.”

“Embargo udara dan laut mempengaruhi semua warga Yaman. Kami bahkan tidak pernah keluar dari Yaman. Kami tidak memiliki apa pun di luar negeri ini.”

“Kami tidak memiliki perusahaan atau dana hingga (kalian bisa) menghentikan pengiriman uang. Itu hanya menyakiti warga Yaman. ”

“Blokade di negara kami diberlakukan oleh fregat dan kapal AS,” katanya. “Orang-orang Yaman tidak peduli dengan teriakan Amerika dan mereka teguh pada posisi mereka.”

Berkenaan dengan dialog, ia mengungkapkan hasilnya dengan mengatakan: “Kami melakukan pembicaraan dan menemukan bahwa mereka tidak serius. Dialog mereka hanya bersifat eksplorasi.” (ARN)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: