Wakil Uni Eropa: Pemukiman Israel Langgar Hukum Internasional

Uni Eropa, ARRAHMAHNEWS.COM Seorang perwakilan senior Uni Eropa (UE) telah mengecam rencana rezim Israel baru-baru ini untuk membangun unit pemukim baru di wilayah Tepi Barat. Mengatakannya sebagai pelanggaran yang jelas terhadap hukum internasional.

Sven Kuhn von Burgsdorff, kepala Delegasi Uni Eropa untuk Tepi Barat dan Jalur Gaza, membuat pernyataan tersebut setelah mengunjungi beberapa lingkungan di Timur al-Quds yang diduduki.

BACA JUGA:

Kunjungan tersebut diselenggarakan oleh LSM Ir Amim, yang memberi penjelasan kepada delegasi Eropa tentang konsekuensi yang sangat mengkhawatirkan dari rencana pemukiman.

Des 6, 2021
Delegasi Uni Eropa terlihat saat mengunjungi lokasi pembangunan pemukiman Israel di Tepi Barat yang diduduki

“Persetujuan baru-baru ini terhadap ribuan unit rumah untuk para pemukim Israel bertujuan untuk memutuskan hubungan orang-orang Palestina dari kota mereka dan mengubah identitas Yerusalem Timur [al-Quds]. Permukiman Israel jelas-jelas melanggar hukum internasional…”, kata diplomat Uni Eropa itu, seperti dilansir PressTV.

“Tindakan seperti itu tidak hanya melanggar kewajiban Israel sebagai kekuatan pendudukan, mereka juga … memicu ketegangan di lapangan,” kata diplomat Uni Eropa itu.

Secara terpisah, pernyataan bersama para diplomat Uni Eropa juga menyuarakan penentangan keras terhadap kebijakan perluasan pemukiman Israel.

“UE tidak akan mengakui perubahan apa pun pada perbatasan pra-1967, termasuk yang berkaitan dengan al-Quds, selain yang disepakati oleh kedua belah pihak,” tambah pernyataan itu. (ARN)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: