Rusia Kecam Upaya AS Gagalkan Olimpiade 2022 di China

Rusia, ARRAHMAHNEWS.COM Moskow menyuarakan kecamannya pada upaya AS menekan China terkait Olimpiade Musim Dingin 2022 dengan menyatakan bahwa Rusia menentang politisasi Olimpiade di mana pun di dunia termasuk yang akan berlangsung di China.

“Sikap utama kami adalah bahwa kami menentang politisasi penyelenggaraan Olimpiade di mana pun di dunia dan sikap ini tentu berlaku sehubungan dengan Olimpiade di China,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova pada Hari Kamis, dalam jumpa pers hariannya.

BACA JUGA:

“Kami percaya bahwa olahraga harus tetap berdiri di luar politik,” lanjutnya. “Kami sama sekali tidak ragu bahwa China akan menyelenggarakan acara olahraga ini pada tingkat setinggi mungkin di bawah tindakan anti-epidemiologis saat ini”.

Nov 29, 2021
Logo Olympiade Beijing 2022

“Kami melihat bahwa Amerika Serikat terus-menerus menggunakan basis regulernya dengan alasan yang tidak masuk akal sehubungan dengan prasyarat, yang tidak ada hubungannya dengan olahraga,” katanya sebagaimana dikutip TASS.

Zakharova mengatakan bahwa Washington melakukan tindakan yang mengorganisir media dan kampanye politik yang bertujuan untuk merongrong organisasi Olimpiade di negara-negara yang tidak mengikuti perintah dari Washington.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia itu menambahkan bahwa Rusia mengalami skenario yang sama, ketika menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Dingin 2014 di Sochi.

“Saya percaya bahwa kalian semua tahu betul tentang contoh-contoh seperti itu. Itu dalam bentuk publikasi media, pernyataan atas nama pejabat, seluruh paduan suara jurnalis, aktivis, “ilmuwan” politik AS dan bahkan beberapa atlet terlibat di dalamnya. Belum lagi boikot, tekanan pada negara kita dan tindakan pembatasan lainnya,” katanya. “Kita pernah mengalaminya.”

BACA JUGA:

Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengumumkan Kamis lalu bahwa kemungkinan boikot diplomatik terhadap Olimpiade di China adalah “sesuatu yang kami pertimbangkan.” Harian Washington Post melaporkan awal pekan ini bahwa pemerintahan Biden berencana untuk melakukan boikot diplomatik terhadap Olimpiade, yang berarti tidak mengirim pejabat negaranya ke acara tersebut.

Seruan untuk memboikot Olimpiade di Beijing sebelumnya disuarakan oleh politisi dari Kanada, Norwegia dan Amerika Serikat serta oleh perwakilan dari sekitar 200 organisasi hak asasi manusia di seluruh dunia. Alasan di balik seruan boikot tersebut berkaitan dengan dugaan penindasan massal China terhadap etnis Uyghur di Daerah Otonomi Uygur Xinjiang. (ARN)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: