Amerika Tidak Ingin Kejutan dari Mossad di Iran

Amerika, ARRAHMAHNEWS.COM Washington menyampaikan pesan kepada pejabat keamanan di Israel bahwa mereka menentang kejutan Mossad dengan melakukan operasi rahasia di Iran selama negosiasi nuklir, surat kabar Yediot Aharonot melaporkan.

Surat kabar Israel mengatakan bahwa kepala Mossad David Barnea akan mengunjungi Washington minggu depan dengan tujuan berkoordinasi dengan pihak Amerika mengenai arsip Iran dan lainnya.

BACA JUGA:

Negosiasi nuklir antara Iran dan kekuatan dunia dilanjutkan di Wina pada Senin, 29 November, setelah terhenti selama lima bulan.

Jan 25, 2022
Pertemuan Pejabat AS dan Israel

Sejumlah besar pejabat Israel telah menyatakan penolakan mereka terhadap negosiasi ini. Sementara media Israel menyebarkan informasi selama dua hari terakhir tentang niat Israel untuk menyerang Iran, dan sangat pesimis tentang hasil pembicaraan nuklir.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Benny Gantz mengatakan, “Opsi militer adalah opsi yang harus selalu tersedia, meskipun itu adalah opsi terakhir yang ingin kami gunakan, tetapi kami tidak berhak untuk tidak menyiapkan opsi ini.”

Sementara itu, Perdana Menteri Israel Naftali Bennett menyerukan “segera diakhirinya negosiasi program nuklir Iran,” dengan mengatakan bahwa “Iran melakukan pemerasan nuklir sebagai taktik negosiasi, dan bahwa masalah tersebut harus ditanggapi dengan penghentian segera negosiasi, dengan itu dan dengan langkah-langkah sulit oleh kekuatan besar.” (ARN)

Sumber: RT Arabic

Arrahmahnews

Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

https://arrahmahnews.com/

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: