Venezuela jadi Sasaran Sanksi karena Lawan Arogansi AS

Iran, ARRAHMAHNEWS.COM Presiden Iran Ebrahim Raisi mengatakan bahwa Venezuela menjadi sasaran sanksi AS dan sistem arogan global karena negara Amerika Latin itu memperjuangkan kemerdekaan dan kebebasan.

Dalam panggilan telepon dengan timpalannya dari Venezuela Nicolas Maduro pada hari Sabtu, Raisi mengatakan bahwa pemerintah dan negara Amerika Latin itu memperjuangkan kemerdekaan dan keadilan dan berjuang melawan sistem yang arogan, seperti dilansir PressTV.

BACA JUGA:

Ia memuji hubungan Teheran-Caracas. Raisi menyebut hubungan kedua negara “strategis,” menambahkan bahwa pengembangan hubungan timbal balik, terutama di bidang perdagangan dan ekonomi, adalah suatu keharusan.

Jan 25, 2022
Foto Raisi dan Maduro

Raesi juga memuji pemilihan lokal dan regional yang sukses bulan lalu di Venezuela, mengatakan itu menunjukkan kekuatan pemerintah Venezuela.

Partai Persatuan Sosialis Maduro yang berkuasa pada November mengklaim kemenangan besar dalam pemilihan daerah, pemungutan suara pertama negara itu yang memasukkan partai-partai oposisi teratas dalam hampir empat tahun.

Di tempat lain dalam percakapan itu, Raisi menunjuk pada posisi Iran dan Venezuela di Organisasi Negara Pengekspor Minyak, OPEC, dan berkata, “Kerjasama di sektorf minyak antara kedua negara harus mengambil bentuk baru dan kita perlu mengambil langkah yang lebih besar di bidang kilang dan sumber daya petrokimia.”

Presiden Iran menekankan pentingnya menerapkan sepenuhnya perjanjian yang telah ditandatangani antara kedua negara, dengan mengatakan bahwa landasan harus disiapkan bagi kedua belah pihak untuk menandatangani lebih banyak kesepakatan. (ARN)

Arrahmahnews

Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

https://arrahmahnews.com/

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: