Ehud Barak Kritik Ancaman Kosong Israel ke Iran

Israel, ARRAHMAHNEWS.COM Mantan Perdana Menteri Zionis Ehud Barak mengkritik para pejabat Israel yang membuat ancaman kosong dan arogan terhadap Iran, menyerukan kepada mereka untuk mengintensifkan koordinasi dengan pemerintah AS untuk mencegah Teheran memperoleh persenjataan nuklir.

Barak mengecam mantan perdana menteri Benjamin Netanyahu karena berbenturan dengan pemerintahan Obama pada 2015 dan kehilangan kesempatan untuk mendapatkan kemampuan militer yang diperlukan untuk menyerang fasilitas nuklir di Iran, seperti dilansir Al-Manar.

BACA JUGA:

Barak juga menganggap langkah Trump untuk menarik diri dari kesepakatan nuklir mencerminkan obsesi dan (telah) memungkinkan Iran untuk mengembangkan program nuklirnya.

Jan 20, 2022
Ehud Barak

Iran, P4+1 dan Uni Eropa telah mengadakan enam putaran pembicaraan di Wina, Austria, untuk membahas pencabutan sanksi anti-Iran dan kebangkitan kembali JCPOA, yang dilanggar oleh Amerika Serikat ketika pemerintahan Trump menarik diri pada Mei 2018 dari kesepakatan internasional itu.

AS memberlakukan kembali sanksi ekonomi terhadap Republik Islam tersebut. Sekitar satu tahun, pihak Iran menunggu para pihak penandatangan Eropa guna mematuhi komitmen mereka di bawah JCPOA, tetapi mereka tidak melakukan apa pun untuk mempertahankan kewajiban mereka; jadi, Teheran memutuskan untuk mengurangi kewajibannya berdasarkan perjanjian nuklir 2015. (ARN)

Arrahmahnews

Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

https://arrahmahnews.com/

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: