Afrika

Fauci: AS Pertimbangkan Cabut Larangan Perjalanan ke Afrika

Amerika Serikat, ARRAHMAHNEWS.COM Pejabat tinggi untuk penyakit menular AS, Dr. Anthony Fauci, mengatakan bahwa Amerika Serikat kemungkinan akan mencabut larangan perjalanan ke negara-negara Afrika “dalam jangka waktu yang cukup masuk akal,.”

Larangan perjalanan ini telah dikecam oleh PBB, dan disebut sebagai “apartheid perjalanan”.

BACA JUGA:

Dalam sebuah wawancara pada hari Minggu (05/12), Fauci mengatakan bahwa AS sedang mengevaluasi kembali larangan perjalanan itu. Seminggu yang lalu ia mengatakan larangan itu akan memberi AS waktu untuk bersiap menghadapi varian omicron yang sangat menular dari virus corona, seperti dilansir PressTV.

Fauci: AS Pertimbangkan Cabut Larangan Perjalanan ke Afrika

Dr. Anthony Fauci

Kepala penasihat medis Gedung Putih tersebut mengatakan bahwa beberapa data awal tentang data omicron “sedikit menggembirakan,” dan menambahkan bahwa sekarang larangan bepergian dapat dicabut.

“Larangan itu dilakukan pada saat kami benar-benar dalam kegelapan,” katanya. “Kami tidak tahu apa yang sedang terjadi, kecuali sepertinya ada ledakan kasus omicron di Afrika Selatan.

“Jadi ketika larangan itu diberlakukan, itu memberi kami waktu untuk mencari tahu apa yang sedang terjadi,” tambahnya. “Sekarang … saat kami mendapatkan lebih banyak informasi tentang kasus di negara kami sendiri dan di seluruh dunia, kami melihatnya dengan sangat hati-hati setiap hari. Mudah-mudahan, kami dapat mencabut larangan itu dalam jangka waktu yang cukup masuk akal.”

Pemerintahan Presiden AS Joe Biden pekan lalu menerapkan larangan untuk membatasi perjalanan dari Afrika Selatan, Botswana, Zimbabwe, Namibia, Lesotho, Eswatini, Mozambik, dan Malawi.

Mereka mengatakan bahwa tindakan itu diambil atas dasar kehati-hatian sehubungan dengan varian baru.

BACA JUGA:

Keputusan itu memicu reaksi langsung dari komunitas internasional dan pakar kesehatan masyarakat, yang mengatakan itu tidak efektif dan merupakan hukuman bagi negara-negara Afrika.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Selasa (30/11) memperingatkan agar seluruh negara tidak memberlakukan larangan perjalanan menyeluruh atas varian Omicron. WHO mengatakan pemerintah dan ilmuwan saat ini mencoba untuk menentukan seberapa besar perlindungan vaksin terhadap varian baru tersebut.

WHO meminta negara-negara untuk menerapkan pendekatan berdasarkan informasi dan risiko. Termasuk kemungkinan penyaringan atau karantina penumpang internasional. Menurut WHO, larangan perjalanan tidak akan menghentikan penyebaran Omicron. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: