Headline News

Dikecam Dunia, Israel Tunda Proyek 9000 Unit Pemukiman Ilegal Ilegal

Palestina, ARRAHMAHNEWS.COM Sebuah komite perencanaan Israel menunda pemberian persetujuan lebih lanjut untuk pembangunan 9.000 unit pemukiman di utara al-Quds. Penundaan ini menyusul protes keras dari orang-orang Palestina dan masyarakat internasional atas proyek tersebut.

Komite Perencanaan Distrik Yerusalem Israel pada hari Senin mengklaim bahwa penundaan dalam empat proyek pemukiman baru itu karena perintah untuk melakukan survei terlebih dahulu guna menentukan dampak lingkungan dari proyek besar tersebut. Proses ini kemungkinan akan memakan waktu berbulan-bulan, jika bukan setahun, untuk menyimpulkan hasilnya.

BACA JUGA:

Proposal untuk pembangunan ribuan unit pemukim Yahudi ultra-Ortodoks di lahan bekas bandara Atarot di Yerusalem Timur yang diduduki telah mendapat persetujuan awal pada 24 November oleh komite kota al-Quds.

Dikecam Dunia, Israel Tunda Proyek 9000 Unit Pemukiman Ilegal Ilegal

Pemukiman Ilegal Israel

 

Para kritikus percaya usulan pembangunan sejumlah besar unit pemukim antara Yerusalem Timur dan kota Ramallah Palestina di Tepi Barat yang diduduki akan semakin meredupkan harapan untuk negara Palestina di masa depan.

Penundaan itu terjadi hanya sehari setelah menteri transportasi Israel, Miri Regev, menyetujui empat proyek pemukiman baru di Tepi Barat.

Rencana perluasan pemukiman di Atarot sudah disusun beberapa tahun lalu. Namun, telah dibekukan lebih dari satu kali karena tekanan politik internasional yang menolak pembangunan permukiman di wilayah yang diduduki pada 1967 itu.

Rencana kemudian muncul kembali pada Februari, ketika kementerian transportasi Israel menyetujui proposal kontroversial untuk memperpanjang jalur kereta api dari Tel Aviv ke Kota Tua Yerusalem Timur yang diduduki. (ARN)

Sumber: PressTV

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: