Menlu Iran: E3 Gagal Tawarkan Gagasan Praktis di Wina

Iran, ARRAHMAHNEWS.COM Menteri luar negeri Iran mengatakan bahwa penandatangan Eropa untuk kesepakatan nuklir 2015 dengan Iran tidak memiliki tekad serius untuk meraih kemajuan mengenai penghapusan sanksi anti-Teheran dalam negosiasi di Wina, dan sejauh ini gagal menghasilkan ide-ide praktis.

Hossein Amir-Abdollahian membuat pernyataan itu dalam konferensi pers bersama dengan mitranya dari Suriah, Faisal Mekdad, di Teheran pada hari Senin (06/12).

BACA JUGA:

“Republik Islam Iran mengambil bagian dalam pertemuan pertama putaran baru pembicaraan [Wina] dengan itikad baik, inisiatif dan rencana,” kata diplomat top Iran itu.

Jan 25, 2022
Menlu Iran dan Suriah

 

Abdollahian menambahkan bahwa pemerintahan baru Iran telah menjadikan penghapusan semua sanksi dan kembalinya semua pihak untuk sepenuhnya mematuhi kesepakatan nuklir yang secara resmi dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Gabungan (JCPOA) itu, sebagai tujuan utamanya dalam negosiasi Wina.

“Tiga negara Eropa [yang menandatangani JCPOA] tidak memiliki inisiatif dan tekad serius untuk membantu kemajuan negosiasi, tetapi sebagian besar hanya mencoba menilai tim [negosiasi] kami,” katanya seperrti dilansir PressTV.

Menekankan kepasifan tiga penandatangan kesepakatan nuklir Eropa, yang juga dikenal sebagai E3 dan EU3, menteri luar negeri Iran mengatakan, “Berbeda dengan dukungan yang diberikan kepada Iran oleh China dan Rusia, tiga negara Eropa belum dapat menawarkan gagasan atau usulan praktis apa pun hingga saat ini.” (ARN)

Arrahmahnews

Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

https://arrahmahnews.com/

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: