Gedung Putih: Biden Ancam Putin dalam Panggilan Video

Amerika Serikat, ARRAHMAHNEWS.COM Gedung Putih mengatakan bahwa Presiden AS Joe Biden mengancam Rusia dengan “sanksi ekonomi yang kuat” jika meningkatkan aksi militer terhadap Ukraina.

Ancaman itu menurut Gedung Putih, disampaikan dalam panggilan video dua jam antara Biden dan timpalannya dari Rusia Vladimir Putin, dimana mereka membahas berbagai masalah AS-Rusia, seperti dilansir Anadolu.

BACA JUGA:

“Presiden Biden menyuarakan keprihatinan mendalam Amerika Serikat dan Sekutu Eropa kami tentang eskalasi pasukan Rusia di sekitar Ukraina dan menjelaskan bahwa AS dan Sekutu kami akan merespons dengan tindakan ekonomi dan tindakan lain yang kuat jika terjadi eskalasi militer,” katanya.

Gedung Putih: Biden Ancam Putin dalam Panggilan Video
Perseteruan Putin dan Biden Memanas

“Kedua presiden menugaskan tim mereka untuk menindaklanjuti, dan AS akan melakukannya dalam koordinasi yang erat dengan sekutu dan mitranya,” kata pernyataan itu.

Kedua pemimpin juga “membahas dialog AS-Rusia tentang Stabilitas Strategis, dialog terpisah tentang ransomware, serta kerja sama dalam isu-isu regional seperti Iran,” tambahnya.

Jake Sullivan, penasihat keamanan nasional Biden, mengatakan pada konferensi pers bahwa setelah panggilan itu, Biden berbicara dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron, Kanselir Jerman Angela Merkel, Perdana Menteri Italia Mario Draghi dan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson.

Sullivan juga mengatakan bahwa Washington tidak percaya bahwa Putin telah membuat keputusan untuk melanjutkan invasi ke Ukraina.

“Apa yang dilakukan Presiden Biden hari ini adalah menjelaskan, dengan sangat jelas, konsekuensi jika ia memilih untuk bergerak. Ia juga memberikan jalan alternatif,” kata Sullivan.

Sullivan mengatakan presiden AS menjelaskan kepada Putin bahwa “hal-hal yang tidak kami lakukan pada tahun 2014, kami siap untuk melakukannya sekarang,” mengacu pada apa yang diklaim AS sebagai pencaplokan Rusia tahun 2014 atas wilayah Krimea Ukraina. (ARN)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: